Liputan6.com, Banda Aceh: Sejumlah kalangan di Nanggroe Aceh Darussalam menyesalkan sikap Gubernur Abdullah Puteh. Soalnya, Abdullah meminta tambahan pasukan Korps Komando Pasukan Khusus ke Serambi Mekah. Anggota DPRD Nanggroe Aceh Darussalam Nasir Djamil, misalnya. Dia berpendapat belum tentu keberadaan banyak anggota Kopassus di Aceh akan menyelesaikan masalah. Itulah sebabnya, dia menyayangkan jika benar Abdullah meminta penambahan pasukan Kopassus. Demikian ditegaskan Nasir di Banda Aceh, baru-baru ini.
Menurut Nasir, yang juga Ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Aceh, permintaan bantuan pasukan dari kesatuan lain, boleh saja dilakukan polisi jika Aceh berstatus tertib sipil. Lebih keras dari Nasir, Ketua Lembaga Bantuan Hukum Banda Aceh Rufriadi mengatakan Abdullah telah melakukan kesalahan besar dengan mengundang memperbanyak pasukan Kopassus ke Tanah Rencong.
Permintaan tambahan pasukan Kopassus ke Aceh mengemuka setelah Komandan Jenderal Kopassus Mayor Jenderal TNI Amirul Isnaini, Selasa silam, mengaku Abdullah meminta tambahan pasukan untuk mengamankan Aceh. Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi dari Abdullah soal itu. Sebab, hingga kini, Abdullah masih berada di Jakarta.
Nasir juga menolak pembentukan kembali Komando Daerah Militer Iskandar Muda di Aceh. Di mata dia, Kodam akan semakin melegalkan peran militer yang akan dilakukan secara besar-besaran di Serambi Mekah. Pada Jumat kemarin, Wakil Presiden Hamzah Haz menyetujui usulan pembentukan Kodam Iskandar Muda, jika memang dibutuhkan [baca: Wapres Merestui Kodam Iskandar Muda]. Usulan tersebut akan dibahas dalam rapat kabinet mendatang.(AWD/Muktarudin Yakop dan Feri Efendi)
Menurut Nasir, yang juga Ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Aceh, permintaan bantuan pasukan dari kesatuan lain, boleh saja dilakukan polisi jika Aceh berstatus tertib sipil. Lebih keras dari Nasir, Ketua Lembaga Bantuan Hukum Banda Aceh Rufriadi mengatakan Abdullah telah melakukan kesalahan besar dengan mengundang memperbanyak pasukan Kopassus ke Tanah Rencong.
Permintaan tambahan pasukan Kopassus ke Aceh mengemuka setelah Komandan Jenderal Kopassus Mayor Jenderal TNI Amirul Isnaini, Selasa silam, mengaku Abdullah meminta tambahan pasukan untuk mengamankan Aceh. Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi dari Abdullah soal itu. Sebab, hingga kini, Abdullah masih berada di Jakarta.
Nasir juga menolak pembentukan kembali Komando Daerah Militer Iskandar Muda di Aceh. Di mata dia, Kodam akan semakin melegalkan peran militer yang akan dilakukan secara besar-besaran di Serambi Mekah. Pada Jumat kemarin, Wakil Presiden Hamzah Haz menyetujui usulan pembentukan Kodam Iskandar Muda, jika memang dibutuhkan [baca: Wapres Merestui Kodam Iskandar Muda]. Usulan tersebut akan dibahas dalam rapat kabinet mendatang.(AWD/Muktarudin Yakop dan Feri Efendi)