Liputan6.com, Medan: Selama ini, banyak orang menganggap masjid tertua di Medan, Sumatra Utara, adalah Masjid Raya Al Mansun. MAsjid milik Kesultanan Deli ini dibangun 101 tahun silam. Padahal, ternyata ada sebuah masjid yang berusia jauh lebih tua ketimbang masjid tersebut, yaitu Masjid Lama. Masjid yang berada di kawasan pertokoan Kesawan ini dibangun pada 1870. Artinya, masjid itu saat ini telah berumur sekitar 131 tahun.
Saat SCTV mengunjungi Masjid Lama, baru-baru ini, diceritakan bahwa tempat ibadah tersebut dibangun oleh saudagar kaya Cina bernama Tjong A Fie yang non-Islam. Uniknya, seluruh ornamen dan arsitektur pada sudut dan sisi masjid adalah perpaduan dari pengaruh Cina dan Melayu Deli. Selain itu, ada juga ornamen Cina Melayu dengan lambang pedang bersilang. Sebenarnya, hal tersebut menggambarkan toleransi umat beragama sudah lama tumbuh di Tanah Melayu.
Kendati begitu, sejumlah ciri khas Masjid Lama ada yang hilang lantaran tenpat ibadah ini sudah dua kali direnovasi. Menanggapi hal itu Pemerintah Kota Medan telah berencana mengembalikan masjid pada kondisi aslinya. Selain itu, Pemkot juga menetapkan Masjid Lama sebagai satu di antara bangunan bersejarah yang perlu dilestarikan. Saat Ramadan tiba, selain untuk melaksanakan salat lima waktu, Masjid Lama juga digunakan sebagai tempat diskusi berbagai kegiatan kesenian kebudayaan.(SID/Chaerul Dharma dan Cuk Arbianto)
Saat SCTV mengunjungi Masjid Lama, baru-baru ini, diceritakan bahwa tempat ibadah tersebut dibangun oleh saudagar kaya Cina bernama Tjong A Fie yang non-Islam. Uniknya, seluruh ornamen dan arsitektur pada sudut dan sisi masjid adalah perpaduan dari pengaruh Cina dan Melayu Deli. Selain itu, ada juga ornamen Cina Melayu dengan lambang pedang bersilang. Sebenarnya, hal tersebut menggambarkan toleransi umat beragama sudah lama tumbuh di Tanah Melayu.
Kendati begitu, sejumlah ciri khas Masjid Lama ada yang hilang lantaran tenpat ibadah ini sudah dua kali direnovasi. Menanggapi hal itu Pemerintah Kota Medan telah berencana mengembalikan masjid pada kondisi aslinya. Selain itu, Pemkot juga menetapkan Masjid Lama sebagai satu di antara bangunan bersejarah yang perlu dilestarikan. Saat Ramadan tiba, selain untuk melaksanakan salat lima waktu, Masjid Lama juga digunakan sebagai tempat diskusi berbagai kegiatan kesenian kebudayaan.(SID/Chaerul Dharma dan Cuk Arbianto)