Dua orang demonstran saat merusak seisi bank Rusia, Sberbank di Kiev, Ukraina (21/11). Aksi dilakukan untuk memperingati tragedi kerusuhan 2014 yang menyebabkan lebih dari 100 warga Ukraina tewas. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)
Para demonstran saat menyerang bank Rusia, Sberbank di Kyiv, Ukraina, (21/11). Tragedi kerusuhan 2014 memprotes digulingkannya Presiden Viktor Yanukovych yang dianggap setia kepada Rusia. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)
Para demonstran saat merusak fasilitas bank Rusia, Sberbank di Kyiv, Ukraina, (21/11). Selain menghancurkan bank massa memblokir lalu lintas dan membakar barang-barang di depan alun-alun. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)
Para demonstran saat menyerang bank Rusia, Sberbank di Kyiv, Ukraina, (21/11). Aksi dilakukan untuk memperingati tragedi kerusuhan 2014 yang menyebabkan lebih dari 100 warga Ukraina tewas. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)
Para demonstran saat merusak fasilitas bank Rusia, Sberbank di Kyiv, Ukraina, (21/11). Tragedi kerusuhan 2014 memprotes digulingkannya Presiden Viktor Yanukovych yang dianggap setia kepada Rusia. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)
Para demonstran saat merusak fasilitas bank Rusia, Sberbank di Kyiv, Ukraina, (21/11). Selain menghancurkan bank massa memblokir lalu lintas dan membakar barang-barang di depan alun-alun. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)
Para demonstran membakar fasilitas bank Rusia, Sberbank di Kyiv, Ukraina, (21/11). Aksi dilakukan untuk memperingati tragedi kerusuhan 2014 yang menyebabkan lebih dari 100 warga Ukraina tewas. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)