Liputan6.com, Jakarta Kurang dari 8 hari lagi, Malam Puncak SCTV Awards 2016 bakal digelar. Tepatnya SCTV akan menayangkannya pada 30 November 2016 mendatang. Para peraih nominasi masing-masing kategori pun berlomba meminta dukungan penggemar untuk mengirim vote guna memenangkan mereka di ajang penghargaan bergengsi yang diselenggarakan SCTV tiap tahun tersebut.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, 3 kategori nominasi yang dianggap paling prestisi adalah Aktor Utama, Aktris Utama, dan Sinetron Paling Ngetop. Nama-nama yang masuk pun bukanlah pesinetron sembarangan. Seperti tahun lalu, kami pun membuat prediksi dan melihat peluang siapa yang akan meraih penghargaan untuk 3 kategori tersebut. Bagaimana hasilnya?
Advertisement
Ini adalah bagian kedua yang akan memuat prediksi untuk kategori Aktris Utama Paling Ngetop. Siapa paling berpeluang menang?
Amanda Manopo
Lompatan karir remaja kelahiran 6 Desember 1999 ini begitu tinggi. Hanya lewat aksinya sebagai Ariel, si mermaid gaul yang bermimpi bisa menjadi manusia biasa ini berhasil membuat nama Amanda Manopo melesat bak meteor. Penggemarnya kian hari makin membludak.
Chemistrynya dengan Angga Yunanda sukses bikin baper penggemar. Syahdan, duet mereka mendapat predikat The Next Aliando-Prilly. Dan seperti kisah Aliando-Prilly, nama Amanda pun tak bisa dilepaskan dengan sang lawan main.
Sementara itu, peluangnya di kategori ini sulit dikatakan mudah, tapi juga tidak susah. Lawan-lawannya adalah para seniornya di jagat akting. Sebuah keajaiban rasanya jika Amanda mampu mengandaskan empat nama besar tersebut. Namun jadi sesuatu yang tak mustahil juga jika mengingat penggemarnya yang mencapai jutaan di akun sosial media-nya mau mendukungnya habis-habisan.
Angel Karamoy
Masuknya pemeran Vani di Surga Yang Ke 2 dalam kategori ini sebuah kejutan besar. Banyak yang menilai Angel Karamoy harusnya masuk di kategori Aktris Pendamping, bukan Aktris Utama.
Namun bukan persoalan besar pula. Angel rasanya memang layak disandingkan dengan kompetitornya di kategori ini. Kemampuan aktingnya tak kalah dari empat pesaingnya. Meski harus melakoni karakter antagonis, Angel tak kehilangan magisnya.