Saking Gantengnya, Penjual Teh Tarik Mendadak Jadi Model

Sensasi internet semakin riuh dengan tampilan pemuda penjaja teh itu mengenakan jas lengkap dan rambut bersalut gel.

oleh Alexander Lumbantobing diperbarui 20 Okt 2016, 09:57 WIB
Sensasi internet semakin riuh dengan tampilan pemuda penjaja teh itu mengenakan jas lengkap dan rambut bersalut gel. (Sumber Samaa TV)

Liputan6.com, Islamabad - Seorang pria penjaja teh bermata biru sekarang memulai karir sebagai model setelah foto dirinya merebak di dunia maya.

Arshad Khan (18) sedang menjajakan the di Itwar Bazaar di Islamabad, ibukota Pakistan, saat seorang juru foto Jiah Ali mengambil foto pemuda itu sedang bekerja.

Dikutip dari Daily Mail pada Kamis (20/10/2016), hanya 4 hari setelah foto itu bertengger di media sosial, ia sudah langsung mendapat tawaran menjadi model bagi pengecer daring Fitin.pk.

Sensasi internet semakin riuh dengan tampilan pemuda itu mengenakan jas lengkap dan rambut bersalut gel. Sungguh bertolak belakang dengan tampilan sederhananya di tengah pasar.

Dua hari setelah  fotonya merebak di dunia maya, Arshad menuturkan kepada Samaa TV bahwa kaum wanita gencar mendatangi dagangannya, "Sekitar 30 hingga 50 wanita datang dan menemui saya, mereka berfoto bersama saya."

Model ini tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Ketika ditanya oleh Samaa TV tentang kesediaannya untuk berperan dalam film, Khan menjawa dengan ringan, "Tentu saya mau."

Sensasi internet semakin riuh dengan tampilan pemuda penjaja teh itu mengenakan jas lengkap dan rambut bersalut gel. (Sumber Samaa TV)

Sekarang foto Arshad terpampang bergaya dengan koleksi atasan pakaian bertema serial televisi di Fitin.pk, pengecer daring yang dimiliki oleh sejumlah mahasiswa.

Pada pengguna media sosial mengamati potensi pemuda tersebut dan tatapan tajamnya menjadikan ia sebagai tren Twitter di beberapa negara.

Kegandrungan bersama kepada penjaja teh (chaiwala) tersebut bahkan diduga memperlunak ketegangan antara India dan Pakistan terkait masalah keamanan dua negara.

Seorang netizen menulis, "India dan Pakistan dipisahkan oleh terorisme dan kriket, tapi kita dipersatukan oleh si ganteng penjual teh. Konyol, tapi nyata."

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya