Indocomtech 2016 Hadirkan 300 Pengusaha TIK Dalam dan Luar Negeri

Selain peserta dari dalam negeri, Indocomtech 2016 juga akan menghadirkan peserta dari luar negeri.

oleh Agustin Setyo Wardani diperbarui 06 Okt 2016, 18:05 WIB
Pengunjung memadati stand ajang pameran teknologi komputer dan gadget, Indocomtech di JCC, Jakarta, Rabu (28/10). Pameran yang dihadiri sekitar 300 perusahan teknologi informasi itu gelar hingga 1 November. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Pameran produk teknologi, informasi, dan komunikasi (TIK) Indocomtech akan kembali digelar. Kali ini penyelenggara bakal menghadirkan 300 peserta baik dari dalam maupun luar negeri.

Project Director Amara Pameran Indonesia (API) untuk Indocomtech Bambang Setiawan mengatakan, pihaknya berusaha membuat Indocomtech menarik untuk dikunjungi dan menghadirkan pengalaman dan pengetahuan baru pengunjung.

"Tahun ini kami menghadirkan konsep Jakarta Smart City menjadi pengalaman bagi pengunjung. Ini sesuai dengan tema Gadget Is Everywhere yang diusung Indocomtech," kata Bambang saat konferensi pers Indocomtech 2016 di Jakarta, Kamis (6/10/2016). 

Ia mengatakan, untuk menarik pengunjung pada pameran yang diselengarakan 2-6 November ini, pihaknya menghadirkan 300 peserta pameran baik dari dalam maupun luar negeri. Nantinya, mereka bakal menempati booth-booth yang ada di area seluas 17.000 meter persegi di JCC Senayan.

"Dari 300 peserta, sekitar 100 peserta berasal dari luar negeri seperti Tiongkok, Hong Kong, dan Taiwan," kata Bambang.

Bambang menjelaskan, kehadiran 100 peserta dari luar negeri ini dimaksudkan untuk memfasilitasi para pengusaha TIK Indonesia dengan pemain industri dari luar negeri.

Untuk itu, salah satu agenda yang akan dilakukan adalah business matching, sebuah pertemuan business to business (B2B) yang bertujuan mempromosikan produk dan inovasi terbaru dari pelaku industri TIK. "Dengan business matching ini, pelaku industri bisa menjalin relasi dan menciptakan kolaborasi yang berpotensi memperkuat usaha mereka," tuturnya.

Meski begitu, seperti tahun-tahun lalu, konsumen pun tetap bisa mengetahui dan membeli produk TIK terbaru dengan penawaran menarik di ajang tahunan yang diselenggarakan Yayasan Apkomindo Indonesia dengan BRI ini.

"Kami tidak akan meninggalkan konsumen, karenanya selain B2B, Indocomtech bakal menghadirkan berbagai tawaran menarik untuk konsumen (B2C). Sebab pengunjung akan kecewa jika tidak ada gadget yang dapat dibeli," kata Ketua Umum Yayasan Apkomindo Hidayat Tjokrodjojo menambahkan.

Sebagai informasi, tiket Indocomtech sendiri bakal dijual seharga Rp 15.000 untuk weekday (Rabu, Kamis, Jumat) dan Rp 20.000 saat akhir pekan (Sabtu dan Minggu).

(Tin/Cas)

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya