Liputan6.com, Padang: Penertiban warung remang-remang di sepanjang Pantai Purus, Padang, Sumatra Barat, berlangsung ricuh, Selasa (26/1) malam. Penertiban yang dilakukan satuan polisi pamong praja, polisi, dan anggota TNI ini mendapat perlawanan pemilik warung.
Pemilik warung bersikeras mempertahankan barang-barang yang dibongkar paksa petugas. Berbagai cara telah dilakukan mulai dari memohon hingga memaki-maki, namun pemilik warung tidak berhasil. Mereka akhirnya hanya bisa pasrah.
Warung-warung yang berada di sepanjang Pantai Purus ini disinyalir menjadi tempat maksiat pasangan muda-mudi. Pasalnya tempat-tempat duduk ditutupi dengan terpal atau payung tanpa penerangan cukup. Penertiban hanya dilakukan petugas pada warung yang dianggap remang-remang. Sementara warung-warung yang memiliki penerangan cukup dan terlihat dari luar dibiarkan.(YNI/AYB)
Pemilik warung bersikeras mempertahankan barang-barang yang dibongkar paksa petugas. Berbagai cara telah dilakukan mulai dari memohon hingga memaki-maki, namun pemilik warung tidak berhasil. Mereka akhirnya hanya bisa pasrah.
Warung-warung yang berada di sepanjang Pantai Purus ini disinyalir menjadi tempat maksiat pasangan muda-mudi. Pasalnya tempat-tempat duduk ditutupi dengan terpal atau payung tanpa penerangan cukup. Penertiban hanya dilakukan petugas pada warung yang dianggap remang-remang. Sementara warung-warung yang memiliki penerangan cukup dan terlihat dari luar dibiarkan.(YNI/AYB)