Liputan6.com, Jakarta: Presiden Megawati Sukarnoputri menyatakan keprihatinannya atas musibah kecelakaan kereta api yang terjadi di Brebes, Jawa Tengah. Untuk itu, presiden meminta Menteri Perhubungan Agum Gumelar untuk segera menuntaskan masalah tersebut. Demikian disampaikan Agum seusai melaporkan peristiwa tersebut kepada Presiden di kediamannya di Jalan Teuku Umar Nomor 27, Jakarta Pusat, Selasa (25/12) malam.
Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar sejam itu, Presiden juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya sejumlah korban dalam musibah tersebut. Mengomentari tentang tuntutan agar pejabat yang bertanggung jawab dalam musibah ini mengundurkan diri, Agum menyatakan sedang mempertimbangkan penyelesaiannya secara tuntas.
Ketika ditanyakan apakah Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Badar Zaini yang paling bertanggung jawab atas musibah tersebut, Agum tak secara tegas memberikan jawaban. Namun, ia mengatakan telah meminta Badar Zaini untuk menyelidiki kecelakaan itu serta meminta Tim Kepolisian RI ikut terlibat dalam penyelidikan.
Agum menambahkan, dirinya belum dapat memastikan sebab-sebab kecelakaan. Apalagi, berspekulasi mengenai adanya sabotase karena semuanya masih dalam penyelidikan. Namun, berdasarkan hasil temuan dan laporan awal menyebutkan adanya unsur kesalahan manusia atau human error dalam tragedi tersebut.(PIN/Imelda Sari dan Kurnia Supriatna)
Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar sejam itu, Presiden juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya sejumlah korban dalam musibah tersebut. Mengomentari tentang tuntutan agar pejabat yang bertanggung jawab dalam musibah ini mengundurkan diri, Agum menyatakan sedang mempertimbangkan penyelesaiannya secara tuntas.
Ketika ditanyakan apakah Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Badar Zaini yang paling bertanggung jawab atas musibah tersebut, Agum tak secara tegas memberikan jawaban. Namun, ia mengatakan telah meminta Badar Zaini untuk menyelidiki kecelakaan itu serta meminta Tim Kepolisian RI ikut terlibat dalam penyelidikan.
Agum menambahkan, dirinya belum dapat memastikan sebab-sebab kecelakaan. Apalagi, berspekulasi mengenai adanya sabotase karena semuanya masih dalam penyelidikan. Namun, berdasarkan hasil temuan dan laporan awal menyebutkan adanya unsur kesalahan manusia atau human error dalam tragedi tersebut.(PIN/Imelda Sari dan Kurnia Supriatna)