Liputan6.com, Jakarta Malam puncak ulang tahun SCTV ke-26 pada Rabu (24/8/2016) mendatang, bakal menghadirkan banyak acara spesial. Salah satunya yang paling dinantikan adalah persembahan drama musikal yang melibatkan para pemain dari sinetron yang tengah digandrungi, Mermaid in Love.
Sejak 2013, SCTV memang rajin menggelar drama musikal. Sajian seperti ini tak hanya diangkat dari sinetron fenomenal yang tengah ditayangkan, tapi juga lahir dari fenomena di dunia musik. Liputan6.com mencoba merangkum drama musikal perayaan HUT SCTV dalam 3 tahun terakhir.
Advertisement
2013
Tahun 2013 jadi tahun kedua boy/girl band dicap sebagai wabah paling mencengangkan di industri musik tanah air. Dua terdepan diwakili SM*SH dan Cherrybelle. Bisa dibilang, SCTV lah yang melahirkan kedua super boy/girl band ini. Di masa jayanya, siapa tak kenal mereka? Dari anak remaja hingga dewasa, bahkan anak kecil juga orangtua, mengidolakan mereka.
Di malam puncak HUT SCTV ke-23 yang mengusung tema '2 Dunia 3 Cerita', SM*SH dan Cherrybelle (plus bocah-bocah dari Little Miss Indonesia dan Superboy) menjadi sentral acara. Drama musikal yang dihadirkan sangat menghibur karena para anggota dari boy/girl band ini tak cuma jago menyanyi dan menari. Kemampuan akting mereka pun layak mendapat acungan jempol. Menjadi pelopor, persembahan drama musikal '2 Dunia 3 Cerita' pantas disebut salah satu yang terbaik yang pernah SCTV hadirkan untuk pemirsa setianya tepat di hari ulang tahun.
2014
Langkah jitu kembali dilakukan SCTV di ulang tahunnya yang ke-24. SCTV tengah merajai rating hingga berbulan-bulan lewat meledaknya sinetron Ganteng Ganteng Serigala (GGS). Nama kuartet GGS; Kevin Julio, Jessica Mila, Aliando Syarief, dan Prilly Latuconsina dielu-elukan sebagai idola remaja baru yang tengah meroket.
Melihat potensi ini, SCTV pun dengan percaya diri menghadirkan drama musikal bertema 'GGS Musical'. Drama musikal ini tayang live sehari sebelum hari ulang tahun SCTV, di tahun 2014 itu. Uniknya, kemasan ini diadu dengan perayaan ulang tahun tv tetangga yang pada saat itu memilih mundur.