Kisah Mendiang Steve Jobs dan Siaran Pers Apple

Semua siaran pers yang dikeluarkan Apple, harus dibaca terlebih dahulu dan disetujui oleh Jobs.

oleh Andina Librianty diperbarui 30 Jul 2016, 14:09 WIB
9 Januari 2015 menandai tepat 8 tahun sejak pendiri dan Chief Executive Officer (CEO) Apple saat itu, Steve Jobs, memperkenalkan iPhone.

Liputan6.com, Jakarta Mendiang Steve Jobs dikenal sebagai orang yang sangat teliti mengenai berbagai hal, termasuk soal siaran pers Apple. Semua siaran pers Apple pada tahun 2000-an, harus dibaca terlebih dahulu dan disetujui oleh Jobs yang kala itu menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO).

Mantan perwakilan komunikasi Apple, Cameron Craig, punya kisah menarik mengenai cara Jobs menentukan apakah siaran pers perusahaan layak atau tidak untuk disebar ke berbagai media.

Disebutkannya, sebenarnya trik untuk membuat siaran pers yang disukai Jobs, yaitu mudah ditulis dan jelas. Jika konsep siaran pers sulit dipahami, Jobs dipastikan tidak akan menyetujuinya.

"Setiap jargon, kata-kata klise atau omong kosong akan dihapus dalam proses pengeditan. Jika seorang manusia biasa tidak bisa memahami bahasa kami, kami gagal. Dan kegagalan bukan sebuah pilihan. Steve Jobs membaca dan secara personal, menyetujui semua siaran pers," jelas Craig seperti dilansir Business Insider, Sabtu (30/7/2016).

Craig pun berbagi tips yang didapatkan dari pengalaman menjadi bagian dari komunikasi Apple selama 10 tahun. Pertama, jangan mengirimkan yang tidak penting (spam) kepada reporter. Kemudian, tawarkan pengarahan sebelum memberikan akses kepada eksekutif perusahaan.

Selain itu juga harus menolak permintaan yang tidak masuk akal dan menjalin kedekatan dengan sejumlah media. Menurut Craig, Apple fokus menjalin hubungan dekat dengan lima sampai 10 media berpengaruh.

(Din/Cas)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya