Liputan6.com, Garut: Bayi kembar siam dengan dua kepala dan satu badan dilahirkan seorang ibu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Slamet, Garut, Jawa Barat, Ahad (27/12). Kelahiran sang bayi dilakukan dengan operasi caesar karena persalinan secara normal sulit dilakukan. Namun, sang bayi akhirnya hanya mampu bertahan hidup selama satu setengah jam.
Menurut Widjayanti, Direktur RSUD Slamet, kasus kembar siam terjadi karena ada kelainan pada masa kehamilan. Lantas apa yang perlu diperhatikan? Seharusnya, ibu hamil sering memeriksakan kehamilannya agar kasus seperti ini bisa terdeteksi secara dini.
Sementara itu, pihak keluarga langsung membawa sang bayi ke kampung halamannya di Pameungpeuk untuk dimakamkan. Nah bagi para ibu, tidak ada salahnya untuk rajin memeriksakan kehamilan agar bila ada kelainan bisa terdeteksi lebih dini.(ASW/AYB)
Menurut Widjayanti, Direktur RSUD Slamet, kasus kembar siam terjadi karena ada kelainan pada masa kehamilan. Lantas apa yang perlu diperhatikan? Seharusnya, ibu hamil sering memeriksakan kehamilannya agar kasus seperti ini bisa terdeteksi secara dini.
Sementara itu, pihak keluarga langsung membawa sang bayi ke kampung halamannya di Pameungpeuk untuk dimakamkan. Nah bagi para ibu, tidak ada salahnya untuk rajin memeriksakan kehamilan agar bila ada kelainan bisa terdeteksi lebih dini.(ASW/AYB)