Petani membersihkan rumput di ladang sayur bayam, di area konsesi tanaman kehidupan Desa Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, Riau, Minggu (17/7). Area seluas 770 hektar meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. (Liputan6.com/Fery Pradolo)
Petani sedang memanen sayur bayam di area konsesi tanaman kehidupan Desa Pinang Sebatang, Kabupaten Siak, Kecamatan Tualang, Riau, Minggu (17/7). Bayam hasil petani setempat dijual dengan harga Rp1500 per ikat. (Liputan6.com/Fery Pradolo)
Petani membawa sayur bayam di area konsesi tanaman kehidupan Desa Pinang Sebatang, Kabuapten Siak, Riau, yang akan didistribusikan ke pasar, Minggu (17/7). Bayam hasil petani setempat dijual dengan harga Rp1500 per ikat. (Liputan6.com/Fery Pradolo)
Petani membersihkan rumput di ladang sayur bayam, di area konsesi tanaman kehidupan Desa Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, Riau, Minggu (17/7). Area seluas 770 hektar meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. (Liputan6.com/Fery Pradolo)
Petani mencangkul di ladang sayur bayam, di area konsesi tanaman kehidupan Desa Pinang Sebatang, Kabupaten Siak, Kecamatan Tualang, Riau, Minggu (17/7). Area yang dikelola APP (Sinar Mas Group) terletak di Distrik Minas (Liputan6.com/Fery Pradolo)
Petani membersihkan rumput di ladang buah ketimun, di area konsesi tanaman kehidupan Desa Pinang Sebatang, Kabupaten Siak, Riau, Minggu (17/7). Asia Pulp and Paper (APP) membuka kawasan tersebut untuk kesejahteraan masyarakat. (Liputan6.com/Fery Pradolo)