Banjir dan Longsor, Jateng Belum Berstatus Darurat Bencana

Hingga hari ini Gubernur Ganjar Pranowo belum menetapkan Status Darurat Bencana karena ia masih akan mengevaluasinya hingga besok.

oleh Fajar AbroriDiterbitkan 19 Juni 2016, 17:02 WIB
Hingga hari ini Gubernur Ganjar Pranowo belum menetapkan Status Darurat Bencana karena ia masih akan mengevaluasinya hingga besok.

Liputan6.com, Semarang - Beberapa wilayah di Jawa Tengah, dilanda musibah banjir dan longsor. Meski demikian, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah belum menetapkan Status Darurat Bencana atas rangkaian musibah ini.

Banjir dan longsor di wilayah Jateng terjadi sejak Sabtu kemarin hingga Minggu ini. Daerah yang terkena banjir adalah Banyumas, Kebumen, Purworejo, Surakarta, Sukoharjo dan Karanganyar.

Sedangkan bencana longsor terjadi di Banjarnegara, Kebumen dan Purworejo. Bahkan, di Banjarnegara longsor menyebabkan sejumlah korban tewas tertimbun.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebutkan, hingga hari ini pihaknya belum menetapkan status darurat bencana. Namun, ia masih akan mengevaluasinya hingga esok.

Baca Juga

  • Ditinggal Kabur Orangtua, Bocah Ini Gigih Merawat 5 Adiknya
  • Rumah Wali Kota Solo Kebanjiran
  • Banjir dan Longsor Kepung Jateng, 24 Orang Tewas

"Jika banjir masih belum surut, besok status akan kami evaluasi lagi," ujar Ganjar di Solo, Minggu (19/6/2016).

Pihaknya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) saat ini lebih memprioritaskan kegiatan evakuasi serta penanganan para pengungsi. Ganjar juga memastikan stok logistik yang dimiliki mampu untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi.

"Masih sangat cukup, bahkan masih bisa sisa. Jika memang kurang, bupati dan wali kota langsung koordinasi dengan kami (Pemprov Jawa Tengah)," Ganjar menjelaskan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya