Liputan6.com, Jakarta - Petugas Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) dan Satpol PP Kecamatan Ciracas menyemprotkan cairan disinfektan di gudang bawang merah yang berada di RT 12 RW 01, Jalan Raya Bogor KM 20, Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur.
Hal itu dikarenakan bau bawang merah busuk menyengat dari sebuah gudang yang mengakibatkan lingkungan di sekitar sana dipenuhi lalat.
Camat Ciracas Romy Sidharta langsung meninjau lokasi setelah mendapat laporan warga terkait adanya bawang merah busuk dan mengganggu warga sekitar.
"Langkah kami untuk minimalisir bau supaya tidak ganggu warga. Kami menyemprotkan disinfektan dan asier sejenis karbol supaya tidak menimbulkan bahaya penyakit lain," kata Romy saat meninjau gudang bawang merah tersebut di Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (16/6/2016).
Dia menjelaskan, bawang merah busuk di tempat itu jumlahnya cukup banyak. Pihaknya pun mengirimkan truk untuk mempercepat proses pembersihan bawang merah busuk tersebut.
"Kurang lebih ada 20 ton. Sebagian busuk, sebagian masih bagus. Info dari pemilik, bawang tersebut dari Bima, Pasuruan, dan Nganjuk," jelas dia.
Romy melanjutkan, warga berharap pemilik gudang bisa membersihkan dan menghilangkan bau bawang busuk tersebut dalam waktu tiga hari ke depan. "Jika tidak ada itikad baik, instansi berwenang akan diajak untuk cek lokasi, termasuk administrasi yang dimiliki. Camat kan tidak punya wewenang," terang dia.
Pemilik gudang bawang merah Lely Rustam belum bisa dikonfirmasi perihal bau busuk dari tempatnya.
Salah seorang warga Rosmalinda (51) mengaku, sudah tiga hari lebih warga di sana terganggu dengan bau busuk dari gudang milik Lely. Hingga saat ini warga belum melihat adanya itikad baik dari pemilik gudang, untuk mengatasi bau tersebut.
"Selama beroperasi kita enggak kebagian apa-apa, cuma kebagian baunya aja. Saya berharap bau busuk bawang yang menyengat ini bisa segera diatasi. Warga sudah sangat resah," ucap Rosmalinda.
Advertisement