Liputan6.com, Jakarta Film-film terbaik Hollywood tidak sedikit yang merupakan adaptasi novel, mulai dari film kaliber Oscar seperti Lord of the Rings dan Les Miserables, sampai film-film terpopuler, contohnya Harry Potter, Twilight, dan Hunger Games.
Di sisa 2016 ini, untungnya, masih banyak film-film adaptasi buku yang layak ditunggu. Genre-nya pun beragam, mulai dari thriller, misteri, drama, fantasi, sampai romance.
Advertisement
Apa saja? Ini dia:
Miss Peregrine's Home for Peculiar Children
1. Miss Peregrine's Home for Peculiar Children oleh Ransom Riggs
Buku ini bercerita tentang seorang remaja bernama Jacob Portman yang mendatangi suatu pulau terpencil di Wales, dan menemukan reruntuhan yang bernama Miss Peregrine's Home for Peculiar Children.
Miss Peregrine's Home for Peculiar Children - Ransom Riggs
Seiring eksplorasinya, Jacob kemudian menemukan bahwa anak-anak yang dulunya tinggal di reruntuhan ini mungkin bukan saja aneh (peculiar), mereka bisa jadi berbahaya, dan di karantina di pulau terpencil itu.
Film fantasi misteri ini disutradarai sutradara nyentrik, Tim Burton, dan dibintangi oleh aktor-aktor papan atas Hollywood seperti: Samuel L. Jackson, Eva Green, Judi Dench, dan Asa Butterfield.
Rencananya, film ini akan dirilis pada hari Natal 2016.
The Girl on the Train
2. The Girl on the Train, oleh Paula Hawkins
Film yang akan dibintangi oleh Emily Blunt ini memiliki genre yang sama dengan Gone Girl. Ceritanya tentang seorang wanita yang setiap hari menaiki kereta yang sama. Dalam jendela keretanya, wanita ini melihat pasangan yang sedang sarapan bersama di teras rumah mereka setiap hari.
The Girl on the Train - Paula Hawkins
Sampai pada suatu hari wanita itu melihat sesuatu yang mengejutkan terjadi pada pasangan itu, yang membuatnya melaporkan hal tersebut pada polisi. Tapi bagaimana kalau yang dilihatnya itu ternyata salah? Apa yang sebenarnya terjadi?
Film ini akan ditayangkan pada bulan Oktober 2016.
Inferno
3. Inferno oleh Dan Brown
Dalam film ketiga tentang ahli simbol Robert Langdon ini, diceritakan bahwa sang profesor bangun di Italia tanpa ingatan tentang 36 jam terakhir hidupnya. Ini termasuk sebuah objek mengerikan yang tersembunyi di antara barang-barangnya.