Tora Bora Dihancurkan, Pengikut Osama Bertekuk Lutut

Setelah terkepung, sejumlah pendukung Osama bin Laden menyerah kepada pasukan etnis Aliansi Timur di kawasan Gua Tora Bora dan Gunung Milawa, Afghanistan Timur. Osama masih raib.

oleh Liputan6Diterbitkan 12 Desember 2001, 16:48 WIB
Liputan6.com, Tora Bora: Pasukan etnis Aliansi Timur menghancurkan Gua Tora Bora di kawasan pegunungan Afghanistan Timur, baru-baru ini. Sebelumnya, tempat tersebut memang dicurigai sebagai tempat persembunyian Osama bin Laden beserta sejumlah pengikutnya dari organisasi Al Qaedah. Demikian diungkapkan Pemimpin Pertahanan Etnis Aliansi Timur Mohammed Zamen di Tora Bora, Afghanistan.

Dalam penyerangan tersebut, menurut Zamen, sejumlah gerilyawan asing pendukung Osama menyerah setelah mengadakan perlawanan terakhir di Gunung Milawa. Ketika itu, pendukung Osama tersebut berupaya melarikan diri dari kejaran pasukan etnis. Tapi, mereka akhirnya bertekuk lutut setelah terperangkap di bibir jurang. Selanjutnya, pasukan Aliansi Timur juga memerintahkan sisa-sisa anggota Al Qaedah untuk menyerahkan diri hingga tenggat waktu tertentu.

Lebih jauh Zamen menyatakan, Aliansi Timur memberlakukan gencatan senjata dan mengultimatum pasukan "legiun asing" tersebut untuk meletakkan senjata dan keluar dari kawasan Tora Bora dan Milawa. Paling lambat pada Rabu (12/12) pukul 08.00 waktu setempat --pukul 10.30 WIB.

Zamen menambahkan, para tentara asing itu akan diserahkan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk diadili di Mahkamah Internasional. Kendati demikian, hingga saat ini, tak satupun yang mengetahui keberadaan Osama --tersangka utama aksi teroris di New York dan Washington D.C, Amerika Serikat, 11 September silam. Namun, seorang komandan Aliansi Timur mengaku melihat Osama di sekitar Tora Bora. Tapi, tak ada bukti yang menguatkan kesaksian tersebut.(ANS/Sus)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya