Terungkap, Alasan Rio Haryanto Finis di Posisi Buncit GP Monaco

Rio Haryanto finis di posisi ke-15 di Formula 1 GP Monaco yang berlangsung di Sirkuit Monte Carlo, Minggu (30/5/2016).

oleh Cakrayuri Nuralam diperbarui 30 Mei 2016, 08:30 WIB
Rio Haryanto finis di posisi ke-15 di Formula 1 GP Monaco yang berlangsung di Sirkuit Monte Carlo, Minggu (30/5/2016). (Liputan6.com/ANDREJ ISAKOVIC / AFP)

Liputan6.com, Monaco - Rio Haryanto finis di posisi ke-15 di Formula 1 GP Monaco yang berlangsung di Sirkuit Monte Carlo, Minggu (30/5/2016). Rio mengatakan bahwa dirinya kehilangan banyak waktu dalam 15 lap terakhir.

Jagoan balap Indonesia tersebut menerangkan bahwa kecepatannya menurun karena bendera biru terus dikibarkan dalam beberapa lap terakhir. Dalam dunia F1, bendera biru merupakan tanda kalau akan ada pembalap lain yang bakal melakukan overlap.

Baca Juga

  • Real Madrid Dedikasikan La Undecima untuk 16 Fans Korban ISIS
  • WAG's Seksi Atletico Madrid Pernah Injakkan Kaki di Bali
  • Van Gaal Merasa Mourinho Berkhianat

Saat balapan di Sirkuit Monte Carlo, Rio beberapa kali di-overlap pembalap lain. Bahkan, Rio tercatat di-overlap pemenang GP Monaco, Lewis Hamilton, sebanyak empat kali.

"Menjelang akhir balapan, ada banyak lalu lintas dan di bawah kondisi bendera biru, saya harus berjuang keras untuk menjaga temperatur ban. Jadi saya kehilangan catatan waktu," katanya, dilansir dari laman Facebook Manor Racing.

Foto dok. Liputan6.com

Rio cukup kecewa dengan banyaknya bendera biru di penghujung balapan. Pasalnya saat balapan Rio tidak menemukan kendala berarti. "Sebenarnya ketika balapan berlangsung saya dapat menjaga kecepatan. Dua pit stop pertama saya cukup baik," ucap Rio.

Meski belum berhasil meraih poin di ajang F1, pembalap berusia 23 tahun tersebut sangat puas bisa melihat bendera kotak-kotak di Sirkuit Monte Carlo. Rio pun langsung memikirkan balapan di Kanada, 12 Juni 2016.

"Meskipun menjadi hari yang berat, adalah sebuah kesempatan istimewa untuk bertanding di Grand Prix Monaco pertama saya. Sekarang kami menantikan GP Kanada, di mana treknya lebih cocok dengan mobil kami," ujar Rio.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya