Begini Kejamnya Rezim Khmer Merah saat Hari Kemarahan di Kamboja

Sejumlah aktor memperagakan pembunuhan massal yang dilakukan prajurit Khmer Merah saat berkuasa di Phnom Penh, Kamboja, (20/5). Perayaan ini dipusatkan di depan Choeung Ek, museum Killing Fields di pinggiran Phnom Penh. (AFP PHOTO/TANG CHHIN SOTHY)

oleh Johan Fatzry diperbarui 20 Mei 2016, 13:50 WIB
20160520-Hari-Kemarahan-Kamboja-Reuters
Sejumlah aktor memperagakan pembunuhan massal yang dilakukan prajurit Khmer Merah saat berkuasa di Phnom Penh, Kamboja, (20/5). Perayaan ini dipusatkan di depan Choeung Ek, museum Killing Fields di pinggiran Phnom Penh. (AFP PHOTO/TANG CHHIN SOTHY)
Sejumlah aktor memperagakan pembunuhan massal yang dilakukan prajurit Khmer Merah saat berkuasa di Phnom Penh, Kamboja, (20/5). Perayaan ini dipusatkan di depan Choeung Ek, museum Killing Fields di pinggiran Phnom Penh. (AFP PHOTO/TANG CHHIN SOTHY)
Sejumlah aktor melakukan teatrikal saat memperingati Hari Kemarahan di Phnom Penh, Kamboja, (20/5). Ratusan orang berkumpul untuk mengingat mereka yang tewas selama rezim Khmer Merah. (AFP PHOTO/TANG CHHIN SOTHY)
Sejumlah aktor melakukan teatrikal saat memperingati Hari Kemarahan di Phnom Penh, Kamboja, (20/5). Ratusan orang berkumpul untuk mengingat mereka yang tewas selama rezim Khmer Merah. (REUTERS/Samrang Pring)
Sejumlah aktor memperagakan pembunuhan massal yang dilakukan prajurit Khmer Merah saat berkuasa di Phnom Penh, Kamboja, (20/5). Perayaan ini dipusatkan di depan Choeung Ek, museum Killing Fields di pinggiran Phnom Penh. (REUTERS/Samrang Pring)
Seorang wanita berdoa memperingati Hari Kemarahan di Phnom Penh, Kamboja, (20/5). Ratusan orang berkumpul untuk mengingat mereka yang tewas selama rezim Khmer Merah. (REUTERS/Samrang Pring)
Seorang pria berdoa memperingati Hari Kemarahan di Phnom Penh, Kamboja, (20/5).Perayaan Hari Kemarahan Ini memperingati kekejaman Khmer Merah 30 tahun lalu. (REUTERS/Samrang Pring)
Sejumlah orang berdoa memperingati Hari Kemarahan di Choeung Ek, Phnom Penh, Kamboja, (20/5). Hari Kemarahan Ini merupakan tahun kedua mereka memperingati kekejaman Khmer Merah, dan diberi nama Hari Kemarahan. (REUTERS/Samrang Pring)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya