Sejenak Hening: Apa yang Diperlukan untuk Hidup Bahagia?

Praktisi Mindfulness, Adjie Silarus, mengajak kita untuk sejenak hening, meresapi arti bahagia dan apa yang diperlukan untuk hidup bahagia.

oleh Dyah Puspita Wisnuwardani diperbarui 06 Mei 2016, 19:51 WIB
Menurut Adjie, sudah tidak kekinian bila hidup bahagia didapat dengan kaya berlimpah harta, disanjung dan terkenal di mana-mana.

Liputan6.com, Jakarta Apa hal yang paling dicari manusia dalam hidupnya? Apakah materi dan popularitas? Jawabannya mungkin terdengar begitu sederhana, kebahagiaan

Tapi, lantas apa yang dibutuhkan untuk hidup bahagia? Apakah sekali lagi materi atau popularitas? Praktisi Mindfulness, AdjieSilarus mengajak kita untuk sejenak hening, meresapi arti bahagia dan apa yang diperlukan untuk mewujudkan hidup bahagia. 

Menurut Adjie, sudah tidak kekinian bila hidup bahagia didapat dengan kaya berlimpah harta, disanjung dan terkenal di mana-mana. "Sekarang kebahagiaan diciptakan dengan merasa mempunyai teman," ucap Adjie dalam tayangan Sejenak Hening.

Ya, tidak merasa mempunyai teman akan memengaruhi kesehatan dan tingkat kebahagiaan seseorang. Sebuah penelitian dari Harvard University menunjukkan, kualitas jalinan hubungan cinta yang baik berdampak sangat positif pada kesehatan tubuh dan otak.

Simak pesan Adjie Silarus untuk murid kehidupan terkait hidup bahagia dalam tayangan video berikut ini: 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya