6 Nama Produk Teknologi yang Terburuk di Dunia

Tahukah Anda bahwa jajaran produk teknologi dari vendor terkemuka ini diklaim memiliki nama yang 'tidak enak' didengar?

oleh Jeko I. R.Diterbitkan 27 April 2016, 23:35 WIB
Karena Nintendo Wii miliknya terbakar, pria asal Amerika Serikat ini harus kehilangan rumah mini-nya

Liputan6.com, Jakarta - Memilih sebuah brand atau nama produk itu gampang-gampang susah, termasuk perusahaan teknologi yang ingin menamai produk-produk baru mereka. Sebab, nama memegang peran penting ketika dilempar ke pasaran. Aspek kunci dari menjual sebuah produk baru tak bisa lepas dari nama yang dikenakan produk tersebut.

Dari begitu banyak produk teknologi yang dirilis perusahaan, berikut beberapa nama produk teknologi yang dianggap terburuk karena namanya susah dieja atau dianggap membingungkan.

1. Ping

iTunes Ping, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ping, adalah layanan jejaring sosial berbasis software dan berorientasi musik yang dikembangkan dan dioperasikan oleh Apple. Layanan ini diluncurkan pada September 2010, yang memungkinkan penggunanya mem-follow artis dan melihat posting-an teman dan artis. Ping bisa diakses via iTunes untuk iPhone dan iPod Touch.

Baca Juga

  • Huawei Pastikan Rilis Smartphone Berlayar 2K
  • Nyetir sambil Chatting di AS Bisa Dipermalukan di Twitter
  • SIM Card Diprediksi Capai 5,6 Miliar di 2020

Namun, nama Ping menuai kritik dari Karsten Manufacturing, perusahaan induk PING selaku produsen peralatan golf. Karsten Manufacturing pun menandatangani perjanjian dengan Apple di mana Apple hanya boleh menggunakan merek dagang "Ping" untuk aplikasi iTunes saja. Nama Ping juga dianggap membingungkan karena bersinggungan dengan istilah "ping" pada chatting-an dan juga komputasi.

Asus Padfone

2. Asus PadFone/ FonePad

Asus merilis beberapa produk hybrid yang dianggap 'aneh' yaitu FonePad atau PadFone. Sebab, pemberian nama produknya dianggap membingungkan, terkesan cuma dibolak-balik saja dan cenderung bisa salah membedakan yang mana smartphone dan yang mana tablet.FonePad adalah tablet berukuran layar 7-inci yang juga dapat berfungsi sebagai telepon. Sementara itu, PadFone adalah smartphone LTE berukuran layar 5-inci yang juga dapat berfungsi sebagai tablet 10,1 inci jika dimasukkan ke dalam docking station.

Eee PC

3. Eee PC

Asus Eee PC adalah salah satu jajaran komputer netbook dari Asustek Computer, yang merupakan bagian dari keluarga produk Asus Eee. Menurut Asus, nama Eee berasal dari tiga 'E', yang merupakan singkatan dari slogan iklan perangkat tersebut: "Easy to learn, Easy to work, Easy to play". Tiga huruf e yang diletakkan dalam satu baris nama dianggap tak menarik. Pada Januari 2013, Asus akhirnya menghentikan produksi seri Eee PC mereka karena penjualannya semakin menurun karena menjamurnya tablet dan ultrabook.

Nintendo Wii

4. Nintendo Wii

Konsol ini dulunya dikenal dengan nama kode "Revolution". Lalu Nintendo menggantinya menjadi Wii. Dua huruf i pada Wii mengindikasikan dua orang yang berdiri sebelahan, yang menunjukkan pemain berkumpul bersama dan mewakili kontroller Wii yang unik.Salah satu alasan mengapa perusahaan memakai nama ini adalah karena Wii sekilas terdengar seperti we (kita), yang menunjukkan bahwa konsol itu adalah untuk semua orang. Selain itu menurut Nintendo, Wii mudah diingat oleh orang-orang di seluruh dunia, tidak peduli bahasa yang dipakai dan tidak membingungkan.Meski Nintendo telah menjelaskan alasannya, beberapa pengembang video gim dan media bereaksi negatif terhadap perubahan nama itu. Mereka lebih memilih "Revolution" daripada "Wii".

Qwikster & Pentax

5. Qwikster

Rencana mendadak Netflix--penyedia jasa streaming media secara on-demand--untuk membagi perusahaan menjadi dua dan mengubah nama layanan pengiriman DVD-nya menjadi Qwikster ternyata tidak berdampak baik. Perusahaan lalu cepat-cepat mengubah nama itu dan memakai nama Humpty Dumpty kembali. Lagi pula, agak sedikit sulit untuk mengeja nama itu.

6. Pentax *ist series

Ada istilah yang mengatakan bahwa sebuah gambar bernilai seribu kata, sebuah gambar bisa mengatakan banyak hal. Namun, jika menggunakan kata-kata seperti yang digunakan Pentax untuk nama kamera digital SLR mereka terlihat 'sia-sia'. Perusahaan memasukkan tanda bintang pada nama produknya, yaitu *ist series. Ini membuat produk tersebut menjadi sulit diucapkan bukan?(Jek/Isk)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya