Menghalau Bencana dengan Perang Kayu

Perang kayu dalam tradisi makotek dipercaya bisa mengusir wabah penyakit dan bencana. Tradisi ini digelar setiap Hari Raya Kuningan.

oleh Liputan6Diterbitkan 26 Oktober 2009, 18:51 WIB
Liputan6.com, Badung: Bersiap berperang. Diiringi tetabuhan, para pemuda di Badung, Bali, baru-baru ini, bergerak ke arah Pura Kahyangan Tiga, Desa Adat Munggu.

Dari sudut lain, para pemuda berjalan mantap membawa sebilah tongkat kayu sepanjang 2,5 hingga tiga meter. Bilah-bilah tombak dirapatkan bak piramida. Lalu seorang ditugaskan untuk naik di atasnya. Dan tiba saatnya menghadap lawan. Yang paling bisa bertahan adalah pemenangnya.

Satu hal pasti, setiap peserta tak boleh tersinggung walau terkena tombak. Perang kayu dalam tradisi makotek digelar setiap Hari Raya Kuningan. Tradisi yang dilakukan turun-temurun sejak 1932 itu awalnya menggunakan besi. Selain memohon keselamatan umat, tradisi ini juga dipercaya bisa mengusir penyakit dan menghalau bencana. Selengkapnya simak video berita ini.(BOG/ANS)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya