5 Barang Unik Ini Pernah Dipakai Jadi Pengganti Uang

Barang-barang ini dipakai untuk menggantikan fungsi uang sebagai alat tukar dan berfungsi membeli barang tertentu.

oleh Vina A MulianaDiterbitkan 21 April 2016, 10:37 WIB
Ilustrasi Liputan Khusus Perang Mata Uang

Liputan6.com, Jakarta Uang merupakan alat tukar yang banyak dipakai oleh orang. Namun ternyata, ada beberapa wilayah di dunia yang pernah memakai barang-barang unik sebagai pengganti uang.

Barang-barang ini dipakai untuk menggantikan fungsi uang sebagai alat tukar untuk membeli barang tertentu.

 

Baca Juga

  • Mau Dapat Uang Tambahan? Coba Pekerjaan Ini
  • Uang Bisa Memberi Kebahagiaan, Ini Syaratnya
  • Hati-hati, Terlalu Khawatir Soal Uang Bisa Bikin Stres

Melansir Business Insider, Kamis (21/4/2016) berikut ulasannya:

1. Batu Rai

Batu yang terletak di Pulau Yap, wilayah Micronesia ini pernah menjadi alat tukar penggantu uang. Batu Rai pernah dipakai sebagai alat tukar penduduk setempat.

Karena bentuknya yang bermacam-macam, maka batu ini pun memiliki nilai yang berbeda-beda. Nilai baru tersebut ditentukan dari seberapa banyak tenaga yang dihabiskan untuk mengantar batu.

Semakin banyak orang yang meninggal dunia ketika mengantar batu, maka semakin mahal pula nilainya

2. Batu bata teh

 

Batu bata teh dibuat dari tanah hasil penanaman teh yang kemudia dikemas dan ditekan dalam cetakan. Batu ini digunakan sebagai alat tukar pengganti uang hingga awal perang dunia kedua. Hal ini dikarenakan harga teh mengalami pelonjakan yang cukup signifikan saat itu.

Batu bata teh lebih banyak digunakan daripada koin di wilayah seperti China dan Mongolia. Hal ini dikarenakan batu bata jenis ini juga dapat digunakan sebagai obat.

Selanjutnya

3. Uang Canadian Tire

 

Canadian Tire merupakan sebuah perusahaan asal Kanada yang didirikan pada tahun 1922. Canadian Tire menjual berbagai jenis barang ritel seperti elektronik, aksesoris, dan otomotif.

Pengunjung yang berbelanja di Canadian Tire biasanya mendapat kupon yang biasa disebut dengan Uang Canadian Tire.

Metode ini kemudian menjadi sangat populer sehingga banyak perusahaan lain yang akhirnya menerima uang Canadian tire sebagai salah satu metode pembayaran.

4. Keju Parmigiano-Reggiano

Parmigiano-Reggiano merupakan sejenis keju yang terletak di daerah Italia. Ketika resesi melanda Italia, Bank disana akhirnya menerima Parmigiano-Reggiano sebagai salah satu alat pembayaran.

Akibat hal ini, bank di Italia tersebut akhirnya menyimpan 17 ribu ton keju yang memiliki nilai mencapai US$ 187,5 juta.

5. Tutup botol

Pada tahun 2005, sebuah pabrik di Kamerun memulai sebuah kompetisi dimana penjual dapat memenangkan penghargaan dengan hadiah tutup botol.

Banyak perusahaan lain akhinrya memulai untuk menggunakan metode ini. Pada tahun 2005, tutup botol di Kamerun pun akhirnya digunakan sebagai alat tukar pembayaran. (Vna/Ndw)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya