Liputan6.com, Jakarta Cristiano Ronaldo adalah pemain terbesar dari generasi saat ini. Ronaldo mungkin memiliki daya tarik sedikit lebih banyak, tentu bila melihat akun media sosial miliknya.
Di Twitter, penyerang Real Madrid ini memiliki 40 juta pengikut, yang membuat dia menjadi atlet dengan pengikut terbanyak di dunia. Dengan popularitasnya, Ronaldo menjadi mesin uang bagi dirinya sendiri.
Kekayaan Ronaldo kini sudah mencapai USD 450 juta atau Rp 5,9 triliun. Nilai kekayaan pemain asal Portugal ini rupanya jadi perhatian pembaca di kanal bola Liputan6.com.
Selain itu, pernyataan pembalap Movistar Yamaha Valentino Rossi yang menyebut Marc Marquez dan Jorge Lorenzo tak menghormatinya, juga menyita perhatian pembaca.
Berikut tiga berita paling populer di kanal bola Liputan6.com:
1. Menghitung Pundi-pundi Uang Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo bersama Lionel Messi adalah dua pemain terbesar dari generasi saat ini. Dalam 10 tahun terakhir, Ronaldo dan Messi berada pada level yang berbeda dengan pemain-pemain lain di dunia. Ronaldo mungkin memiliki daya tarik sedikit lebih banyak, tentu bila melihat akun media sosial miliknya.
Di Facebook, terdapat 109 juta orang yang mengikuti Ronaldo. Sementara di Twitter, penyerang Real Madrid ini memiliki 40 juta pengikut, yang membuat dia menjadi atlet dengan pengikut terbanyak di dunia. Dengan popularitasnya, Ronaldo menjadi mesin uang bagi dirinya sendiri.
Menurut Total Sportek, kekayaan Ronaldo kini sudah mencapai USD 450 juta atau Rp 5,9 triliun. Ronaldo menjadi pesepak bola dengan bayaran tertinggi di dunia dengan USD 21 juta atau RP 276 miliar per tahun, jumlah itu sudah dipotong pajak. Hanya Messi yang bisa menyamai jumlah bayaran Ronaldo per tahun. Baca selengkapnya di sini.
Advertisement
2. Rossi Merasa Tidak Dihormati Marquez dan Lorenzo
Pembalap Movistar Yamaha Valentino Rossi menilai Marc Marquez dan Jorge Lorenzo tidak menghormatinya. Padahal, kata Rossi, ia menaruh respek kepada keduanya.
Hubungan ketiganya awal musim lalu sebenarnya baik-baik saja. Namun, persaingan mereka memanas setelah beberapa insiden yang terjadi.