Cara Ephy SUCA Didik Teman Jadi Pejantan

Ephy SUCA prihatin melihat salah satu temannya yang laki-laki berperilaku seperti wanita.

oleh Fachrur RozieDiterbitkan 09 April 2016, 18:30 WIB
Ephy, finalis SUCA 2015. (dok. Twitter Indosiar)

Liputan6.com, Jakarta - Ephy SUCA prihatin melihat salah satu temannya yang laki-laki berperilaku seperti wanita. Berbagai cara pun dilakukan Ephy agar temannya bisa menjadi laki-laki tulen. 

Ephy merupakan runner up ajang Stand Up Comedy (SUCA) Indosiar. Ia tak rela melihat temannya berubah.

Komika Ephy tampil menghibur penonton dalam acara Grand Final Stand Up Comedy 2015 di Studio Indosiar, Jakarta, (13/11/2015). Mas Cemen, Ephy, dan Musdalifah menjadi Grand Finalis Stand Up Comedy 2015. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

"Bukan homo, dia kayak bencong, alay sadis-lah. Kita didiknya dengan keras, kita pukul setiap hari, ditampar, sampai dia emosi, dan kita berkelahi," kata Ephy, ketika dihubungi Liputan6.com, melalui sambungan telepon, Sabtu (9/4/2016).

Baca Juga

  • Ephy Tampil Lepas di Grand Final Stand Up Comedy
  • Siapa Suruh Datang Jakarta, Kisah 4 Jebolan SUCA Yang Terdampar

Tak sampai di situ saja, Ephy juga sempat melakukan hal konyol. "Agar sifat laki-lakinya keluar, kita beri dia blue film, sewa PSK. Puji Tuhan sekarang sudah jadi laki-laki sejati," kata Ephy.

Ephy menjelaskan banyak yang mengatakan didikan yang ia berikan kepada temannya cukup keras. Namun, baginya itu hal yang wajar terjadi di kampung halamannya, Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Para Finalis saat berbincang dengan para presenter Stand Up Comedy 2015 di Studio Indosiar, Jakarta, (13/11/2015). Mas Cemen, Ephy, dan Musdalifah menjadi Grand Finalis Stand Up Comedy 2015. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

"Kalau di sana memang pendidikannya keras, coy. Yang namanya banci, memang harus dididik keras, kalau bisa dipukul," kata Ephy SUCA. (Fac/Mer)

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya