Liputan6.com, Buenos Aires - Masa depan Jorge Lorenzo bersama tim Yamaha Movistar tak kunjung menemui titik terang. Pembalap MotoGP asal Spanyol itu masih belum sepakat dengan tawaran dari pihak Yamaha.
Padahal rekan Lorenzo,Valentino Rossi telah sepakat memperbarui kontraknya sejak dua pekan lalu. Tak heran rumor kepergian Lorenzo pun terus mencuat.
Baca Juga
- Yaya Toure Bersiap Tinggalkan Manchester City
- Cetak Gol ke-50, Messi Samai Rekor Legenda Roma
- 5 Pesepak Bola Ini 'Hancur' Diasuh Jurgen Klopp
Advertisement
Apalagi ada kabar Ducati juga telah mengajukan penawaran kontrak pada Lorenzo. Sehingga membuat pembalap itu bimbang menentukan pilihan.
Berikut lima alasan kenapa Lorenzo harus pindah ke Ducati dalam waktu dekat seperti dilansir Speedweek.
1. Tantangan baru
Tantangan baru merupakan alasan pertama dan terpenting Lorenzo pindah ke Ducati. Maklum, ia sudah bergabung ke Yamaha sejak tahun 2008.
Menjadi kampiun di MotoGP merupakan sebuah prestasi. Dan Lorenzo sudah tiga kali menjadi juara dunia di ajang tersebut.
Tentu jika dia pindah tim dan menjadi juara akan menjadi prestasi yang lebih hebat lagi. Apalagi Ducati telah beberapa kali mencoba untuk menjadi juara dunia dan gagal.
Jika dia pindah ke Ducati maka nilai Lorenzo sebagai pembalap akan semakin meningkat. Sama seperti Valentino Rossi yang berani pindah dari Honda, Yamaha dan Ducati.
2. Meruntuhkan keraguan publik padanya
Tak ada yang meragukan talenta Jorge Lorenzo sebagai pembalap MotoGP. Pasalnya ia sudah merengkuh gelar juara dunia sebanyak tiga kali.
Bahkan dia juga sudah dua kali menjadi kampiun di kelas 250 cc. Namun tak sedikit yang menyangsikan kemampuan pembalap asal Spanyol tersebut.
Sehingga pindah ke Ducati bisa menjadi jalan untuk membungkam pengkritiknya. Apalagi jika ia sukses menjadi juara di sana.
Bukan tak mungkin para pembenci Lorenzo akan menjadi fansnya jika ia jadi pindah.
3. Jadi legenda sesungguhnya di MotoGP
Banyak pembalap yang menjadi juara di kelas utama atau yang sekarang disebut MotoGP. Namun hanya ada lima pembalap yang benar-benar disebut juara.
Mereka adalah Geoff Duke, Giacomo Agostini, Eddie Lawson, Valentino Rossi, dan Casey Stoner. Pasalnya mereka sempat berpindah tim dan tetap menjadi juara.
Sedangkan pembalap legenda lain seperti Kenny Roberts, Mick Doohan, Freddie Spencer, Wayne Rainey tidak berani pindah tim untuk mencari tantangan baru. Jika Lorenzo berani pindah, maka ia akan sejajar dengan pembalap hebat lainnya.