IHSG Akan Konsolidasi, Simak Saham Pilihan Ini

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak di kisaran 4.834-4.915 pada Rabu pekan ini.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 23 Maret 2016, 07:20 WIB
Papan harga saham terpampang di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis, (30/7/2015). Setelah terus melemah, IHSG akhirnya menguat 29,82 poin atau 0,61 persen) ke level 4.750,31. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dinilai masih betah dalam fase konsolidasi pada perdagangan saham Rabu pekan ini.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Suryawijaya menuturkan level support IHSG di 4.834 terlihat sedang diuji.

Potensi level itu akan cukup kuat bertahan sebelum melanjutkan kenaikan untuk menembus level resistance 4.915. Dengan level itu dapat memperkuat pola uptren jangka pendek.

Sementara itu, Analis PT HD Capital Tbk Yuganur Widjanarko mengatakan konsolidasi minor IHSG antara level support 4.800 dan resistance 4.900 sudah mendekati titik breakout untuk melanjutkan kontinuasi kenaikan selanjutnya. Level itu untuk mengetes level resistance psikologis 5.000.

Baca Juga

  • Minim Sentimen, IHSG Koreksi 29 Poin
  • Bursa Asia Tertekan, IHSG Susut 14 Poin
  • Laju IHSG Akan Bervariasi, Cermati Saham Pilihan Ini

"IHSG akan berada di kisaran support 4.820-4.770-4.675 dan resistance 4.925-5.000-5.100," ujar Yuganur dalam ulasannya, Rabu (23/3/2016).

Rekomendasi Saham

Yuganur merekomendasikan sejumlah saham berkapitasasi besar pendorong IHSG dan saham lapis kedua. Ia memilih saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA), dan PT Astra International Tbk (ASII).

Sedangkan William memilih saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM).

Rekomendasi Teknikal

Yuganur memilih saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) untuk dicermati pelaku pasar. Secara teknikal, pola perbaikan jangka pendek dan menengah di emiten perbankan ini membuatnya menarik untuk diakumulasi melihat kinerja perseroan pada 2016 dengan skenario kenaikan berikutnya di level harga Rp 10.500.

Ia merekomendasikan masuk saham PT Bank Mandiri Tbk di level pertama Rp 10.100, level kedua Rp 9.950 dan cut loss point Rp 9.850. (Ahm/Igw)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya