Liputan6.com,Melbourne - Ketidakberuntungan seperti mengikuti langkah Rio Haryanto di debut balapan F1 2016. Bersaing melawan 21 pembalap lainnya termasuk rekan setim, Pascal Wehrlein, Rio Haryanto tak bisa berbuat maksimal gara-gara teknis.
Baca Juga
- MotoGP: Rossi dan Lorenzo Adu Mulut di Qatar
- Southampton Vs Liverpool: The Reds Asah Ketajaman
- Milan vs Lazio: Adu Gengsi Demi Dongkrak Posisi
Advertisement
Seperti dilansir twitter F1 dan Manor Racing, mobil Rio Haryanto bermasalah, tepat saat balapan dihentikan usai tabrakan hebat pembalap McLaren Honda, Fernando Alonso dengan pembalap Haas Esteban Gutierrez. Gara-gara insiden ini bendera merah dikibarkan, mobil safety car pun masuk.
Lengkap sudah cerita ketidakberuntungan Rio Haryanto selama mengarungi F1. Sebagai debutan, Rio Haryanto terpaksa terkaget-kaget dan mungkin garuk-garuk kepala karena selalu mengalami kendala dengan mobi Manor Racing, MRT05 yang dikendarainya.
Saat pertama kali menguji MRT05 pada 24 Februari lalu, Rio Haryanto tak bisa mengontrol mobilnya sehingga melintir keluar lintasan usai melahap 25 lap lintasan di Sirkuit Katalunya, Barcelona. Rio Haryanto tetap sabar dan jalani tes demi tes lebih hati-hati.
Namun di hari kedua tes pada 25 Februari, insiden lain terjadi. Rio Haryanto menabrak pembatas di Sirkuit Katalunya. Kembali, mobil MRT05 yang dikendarainya penyok dan harus dibuatkan sasis yang baru.
"Caranya membuat mobil baru. Itu menjadi pekerjaan tim, Rio tidak perlu mengeluarkan uang lagi," kata Piers Hunisett, manajer Rio Haryanto kepada Liputan6.com.