5 Rekrutan Terburuk Arsenal Era Arsene Wenger

Andre Santos dianggap terlalu mahal, Park tak sesuai harapan.

oleh Edu KrisnadefaDiterbitkan 19 Maret 2016, 06:30 WIB
Nicklas Bendtner adalah salah satu rekrutan gagal Arsenal di era kepelatihan Arsen Wenger.(AFP)

Liputan6.com, London - Arsene Wenger telah lama dikenal sebagai sosok yang jeli dalam membeli pemain. Sejak melatih Arsenal pada 1996, pria asal Prancis ini sudah begitu banyak mendatangkan pemain yang kemudian menjadi bintang Arsenal.

Thierry Henry, Emmanuel Petit, dan Patrick Vieira adalah sebagian kecil dari pemain-pemain rekrutan Wenger yang kemudian jadi primadona di Arsenal. Wenger juga pernah membuat pemain muda seperti Nicolas Anelka menjadi bintang yang kemudian direkrut raksasa Spanyol, Real Madrid.

Baca Juga

  • 8 Fakta Menarik Jelang Everton Vs Arsenal
  • Rio Haryanto: Cuaca di GP Australia Susah Ditebak
  • Ronaldo Makin Mesra dengan Putri Miliarder Inggris

Tak hanya itu, banyak juga bintang-bintang binaan Wenger yang kemudian menghasilkan uang banyak saat dijual. Padahal, saat mendatangkannya, Arsenal tak mengeluarkan banyak uang. Salah satunya Cesc Fabregas, yang mereka juga kembali ke klub asalnya, Barcelona.

Tapi, tak semua pemain yang didatangkan Wenger bisa sukses, memberikan kontribusi bagus bagi Arsenal. Ada beberapa di antara mereka yang justru redup sinarnya saat berlabuh di Emirates. Siapa saja mereka?
Berikut lima rekrutan terburuk Arsenal di era Arsene Wenger:


Andre Santos

Andre Santos (ESPN)

Andre Santos
Bek asal Brasil, Andre Santos, dibeli Arsenal cukup mahal, 6 juta pound sterling, dari klub Turki, Fenerbahce pada tahun 2011. Namun, performa Santos jauh dari harapan.

Awalnya, suporter Arsenal berharap Santos bisa menjelma menjadi Roberto Carlos, karena memiliki posisi sama dengan sang legenda Brasil itu. Namun, harapan itu tinggal harapan, karena Santos justru lebih sering jadi cadangan.

Dua musim membela Arsenal, Santos hanya tampil di 25 pertandingan Liga Primer. Arsenal kemudian meminjamkannya ke Gremio, sebelum resmi melepasnya ke klub Brasil lainnya, Flamengo.

Yang membuat fans marah, Santos sempat bertukar kostum dengan mantan pemain Arsenal yang ketika itu telah membela Manchester United, Robin Van Persie di sebuah laga. Pasalnya, ketika itu, Van Persie sudah dicap sebagai pengkhianat.


Francis Jeffers

Francis Jeffers (Football Speak)

Francis Jeffers
Francis Jeffers tiba di Arsenal pada tahun 2001 setelah didatangkan dari Everton seharga 8 juta pound sterling. Ketika itu, Jeffers didatangkan karena Arsenal membutuhkan seorang penyerang murni yang diharapkan bisa menjadi predator di muka gawang lawan.

Tapi, apa mau dikata, kualitas mantan penyerang Inggris U-21 ini ternyata tak sesuai yang diharapkan. Apalagi, pemain kelahiran Liverpool itu juga sempat dibebat panjang. Makin lengkaplah kekecewaan publik The Gunners.

Jeffers pun lebih sering duduk di bangku cadangan. Tiga musim membela Arsena, Jeffers hanya tampil di 22 pertandingan dan mencetak empat gol.

Yang lebih menyakitkan, ternyata Arsenal justru lebih sering mencetak kemenangan saat tidak diperkuat Jeffers. Arsenal pun sempat meminjamkannya kembali ke Everton, sebelum akhirnya melepaskan ke Charlton Athletic pada 2004.

Lanjut Baca:

Park Chu YoungPemain asal Korea Selatan, Park Chu Young sempat diprediksi bakal menjulang saat didatangkan, tahun 2011. Maklum, penampilan dia di klub sebelumnya, Monaco cukup menarik perhatian.Dugaan itu hampir menjadi kenyataan, saat Park langsung mencetak gol di laga debutnya pada ajang Piala Liga Inggris. Dia mencetak satu gol kemenangan 2-1 Arsenal atas Bolton Wanderers.Namun, setelah itu namanya justru tenggelam. Di Liga Primer Inggris, Park hanya dipercaya tampil di satu pertandingan. Itu pun sebagai pemain pengganti.Orang pun banyak menduga, transfer Park hanya merupakan strategi bisnis Arsenal untuk menarik pasar dari Asia. Apalagi, di The Gunners, Park diberikan nommor "9", nomor yang biasanya dipakai para penyerang andalan di sebuah tim.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya