Sinar 5 Bintang Ini Redup Setelah Cedera Parah

Radamel Falcao menjadi salah satu pemain yang merasa seperti dibunuh karena cedera.

oleh Cakrayuri NuralamDiterbitkan 11 Maret 2016, 21:07 WIB
Cedera menjadi hal yang paling ditakuti pemain bola. (AFP/Adrian Dennis)

Liputan6.com, Jakarta - Bagi pemain sepak bola, cedera merupakan mimpi buruk. Cedera bisa mengancam siapa saja, pemain muda hingga berlabel bintang. Para pesepak bola menyebut cedera seperti hantu yang bisa membunuh kariernya.

Sederet bintang sepak bola dunia pernah merasakannya. Radamel Falcao menjadi salah satu pemain yang merasa seperti dibunuh karena cedera. Falcao adalah seorang predator yang sangat buas ketika masih bergabung bersama Atletico Madrid.

Baca Juga

  • Nani Doyan Kebab Pakai Nasi, Van Persie Kagumi Lalu Lintas Turki
  • Tak Mau 'Melacurkan Diri', Eks Pemain Spurs Pilih Sepatu Murah
  • 5 Tim Sukses Tanpa Mendominasi Ball Possession

Namun julukan itu menghilang seperti ditelan Bumi. Falcao cedera ligamen arterior di lutut kirinya saat membela AS Monaco, 21 Januari 2014. Meski sudah dinyatakan pulih, striker Kolombia itu belum bisa menemukan kebuasannya.

Dalam dua tahun terakhir, Falcao seperti macan tanpa taring ketika memperkuat dua tim Liga Premier Inggris Manchester United dan Chelsea. Jika dikalkulasi, jumlah gol Falcao sebelum dan sesudah cedera mengalami penurunan drastis.

Bila sebelum cedera, Falcao bisa mencetak 0,72 gol per pertandingan. Setelah mengalami cedera, rata-rata golnya menjadi 0,21 per partai.

Selain Falcao, ada lima pemain berlabel bintang yang performanya menurun di masa keemasan akibat mengalami cedera. Siapa saja mereka? Simak di halaman selanjutnya!


Ronaldinho

Gelandang asal Brasil ini sukses dua kali menjadi yang terbaik di dunia. Ronaldinho meraihnya pada tahun 2004 dan 2005. (AFP/Lluis Gene)

Ronaldinho
Siapa tidak kenal Ronaldinho? Dia adalah legenda sepak bola Brasil yang memenangkan Ballon d'Or tahun 2004 dan 2005. Saat masih bersama Barcelona tahun 2003 hingga 2008, Ronaldinho adalah maestro sepak bola. Pergerakannya bahkan tidak bisa dihentikan dengan lima pemain.

Namun performanya menurun pada tahun 2008. Ketika itu dia mengalami cedera hamstring yang membuatnya kesulitan mengembalikan kebugaran fisik dan sentuhan emasnya. Performanya menurun pada usia 28 tahun.

Karena hal itulah Barcelona melepasnya ke AC Milan pada 2008. Namun Ronaldinho tak bisa bertahan lama di Milan. Tiga musim bersama Milan, mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG) itu hanya mencetak 26 gol dan 31 assists dari 95 penampilan.

Performa Ronaldinho yang menurun membuat tim-tim Eropa malas meliriknya. Pria yang kini berusia 35 tahun itu akhirnya memilih memperkuat tim-tim Amerika Latin seperti Flamenggo, Atletico Mineiro, Queretaro, dan Fluminense.

Profil singkat Ronaldinho
Posisi: Gelandang serang
Klub: Gremio, Paris Saint-Germain, Barcelona, ​​AC Milan, Flamengo, Atletico Mineiro, Querétaro, Fluminense.
Cedera: Muscular, Hamstring.
Usia penurunan performa: 28 tahun
Usia pensiun: Masih aktif

Lanjut Baca:

RonaldoPemain Brasil lain yang mengalami nasib seperti Ronaldinho adalah Ronaldo Luis Nazario de Lima. Ronaldo bisa dibilang sebagai salah satu striker Brasil terbaik sepanjang masa.Pria yang mendapat julukan The Phenomenon itu sudah mempersembahkan 2 gelar Piala Dunia dan 2 piala Copa America untuk negaranya. Karier Ronaldo juga bersinar bersama PSV Eindhoven, Barcelona, Inter Milan hingga Real Madrid. Dia juga memenangkan 2 gelar Ballon d'Or.Namun ketika usianya menginjak 29 tahun, Ronaldo mengalami cedera lutut yang sangat parah saat bersama AC Milan. Ketika pulih, striker kelahiran Rio de Janeiro itu kehilangan sentuhan magisnya."Saat di Milan, masalah yang saya derita disebut dengan hipotiroidisme. Ini adalah masalah yang memperlambat metabolisme Anda. Untuk menyembuhkannya, saya harus minum obat yang dilarang dalam dunia sepak bola," katanya.Masalah tersebut membuat Ronaldo bimbang, frustrasi hingga  tidak tahu apa yang harus dilakukannya. "Rasanya sangat sulit meninggalkan sesuatu yang membuat saya bahagia. Hati saya mengatakan ingin terus bermain, tapi tubuh saya sudah tidak kuat," ucap Ronaldo.Ronaldo pun absen dari dunia sepak bola selama setahun, atau tepatnya pada 2008 hingga 2009. Ketika kembali ke ke lapangan hijau bersama Corinthians, tubuhnya terlihat sangat gendut dan dia mengaku tidak bisa diet."Semua orang selalu kesulitan menurunkan berat badan, termasuk saya. Hipotiroidisme menghambat metabolisme saya. Padahal saya masih ingin terus bermain," ujarnya.Profil singkat RonaldoPosisi: StrikerKlub: Cruzeiro, PSV, Barcelona, ​​Inter, Real Madrid, AC Milan, Corinthians.Cedera: Lutut.Usia penurunan performa: 29 tahunUsia pensiun: 34 tahun

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya