Bocah Perempuan Ini Terlahir Tanpa Rahang Bawah

Sepintas mungkin tak ada yang tahu jika bocah perempuan ini terlahir tanpa tulang rahang bawah.

oleh Fitri SyarifahDiterbitkan 27 Februari 2016, 16:00 WIB
Lexi masih harus menjalani operasi 3 kali lagi hingga dia dewasa. (Foto: cbsnews)

Liputan6.com, Jakarta Sepintas mungkin tak ada yang tahu jika bocah perempuan ini terlahir tanpa tulang rahang bawah. Lexi Melton mengalami kondisi genetik langka yang membuatnya sulit bernapas atau bicara.

Tim dokter di Seattle, Washington mengatakan Lexi mengalami bawaan langka yang disebut sindrom auriculocondylar. Dia lahir dengan tubuh yang sehat namun dia tidak memiliki tulang rahang bawah.

"Sejak kelahirannya pada November 2008, dia telah menjalani 11 kali operasi untuk merekonstruksi wajahnya," kata dokter, seperti dimuat Dailymail, Sabtu (27/2/2016).

Baca Juga

  • Kisah Bocah 10 Tahun yang Lahir Tanpa Otak
  • Bocah Ini Sulit Makan dan Bicara Akibat Bibir dan Rahang Menyatu
  • Akibat Akromegali, Tulang Rahang Richard Tak Bisa Berhenti Tumbuh

Tapi penderitaannya belum berakhir. Rahang bawahnya mungkin sudah ada namun tidak tumbuh sehingga dia masih perlu operasi minimal tiga kali lagi hingga dewasa.

Ibunya, Lisa Melton mengatakan, puterinya memiliki kepribadian yang kuat dan sangat bersemangat menjalani semua operasi. "Dia gadis kecil yang kuat," ucapnya.

Dokter mengatakan, dia melihat ada kecurigaan pada usia kehamilan 28 minggu. Dari hasil pemeriksaan, bayi tidak mampu menelan cairan ketuban ibunya. "Lexi mengalami masalah pada perkembangan rahangnya," terang dokter.

Kepala divisi bedah plastik dan Direktur bedah dari Craniofacial Center at Seattle Children, Dr Richard Hopper, merupakan salah satu dokter yang telah merawat Lexi selama bertahun-tahun. Dia mengatakan, kasus seperti Lexi ini hanya pernah ditemuinya tiga kali. "Secara total, telah ada 24 kasus yang dilaporkan," katanya.

Pada 2011, dokter akhirnya bisa mulai merekonstruksi rahangnya. Selama bertahun-tahun pula, Lexi melakukan operasi. "Dia selalu ingin bicara," ujar ibunya.

Saat ini Lexi memiliki selang makanan di perutnya sehingga dia tidak kekurangan nutrisi setiap hari. Rencananya, operasi selanjutnya akan dilakukan pada 2017 untuk memperbaiki sendi rahang.

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya