Liputan6.com, Jakarta “Mau lagi apa udah, nih?” tanya Kojek rapper Betawi di Bentara Budaya Jakarta, Jumat malam, 19 Februari 2016 lalu.
“Lagi!” para penonton berseru.
“Buset, gue udah engap (capai), nih,” ucap Kojek ngos-ngosan.
Bersama rekannya sesama rapper, Zaun SWC, dan DJ Diandra, Kojek sudah menyanyikan empat lagu, yakni 'si Pitung', 'Mancing', 'Bajaj', dan 'Enjoy Jakarte'. Sebagai lagu pamungkas, ia lantas mengajak penonton bersama-sama menyanyikan lagu 'Ondel-ondel' karya Benyamin Suaeb.
Bersama JJ Rizal, Kojek yang punya nama lengkap Muhamad Amrullah ini mengisi sesi talk show “Saya Anak Kampung, Saya Anak Kota” dalam rangkaian acara “Anak Kampung Anak Kota, dari Betawi ke Jakarta” yang diselenggarakan oleh Bentara Budaya Jakarta pada Kamis dan Jumat, 18-19 Februari 2016.
Suasana kampung menjadi inspirasi dia untuk menulis lagu rap bernuansa Betawi. Sebagai kelahiran Sunter, Jakarta Utara, pada 1986, Kojek mengaku menikmati indahnya hidup di kampung. Ia mandi di kali, mengejar capung, dan menikmati segala macam hal seperti layaknya anak kampung.
Baca Juga
- Kojek Rap Betawi - Enjoy Jakarte
- Jogja Hip Hop Foundation & Soimah-Ora Cucul Ora Ngebul
Advertisement
“Soalnya Kojek inget pesen Babe, boleh nge-rap asal jangan lupa ama Betawi,” katanya. Kojek mengaku dulu ia sempat dilarang nge-rap oleh sang ayah. Namun begitu ia mencampurkan rap dengan bahasa Betawi, lampu hijau pun diperolehnya.