Liputan6.com, Jakarta Misi bertajuk Ride for Peace sudah berakhir di Juli 2015, namun bukan berarti semangat perdamaian berhenti sampai di situ. Jeffrey Polnaja (53), penjelajah dunia dengan sepeda motor seorang diri itu hadir berbagi pengalaman dengan pemuda Makassar.
"Kaum muda adalah ujung tombak kemajuan bangsa. Dengan semangat pantang menyerah pemuda Indonesia bisa melakukan hal-hal besar yang diperhitungkan dunia," ujar Jeffrey Polnaja di hadapan mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) (13/2).
Sambutan meriah diberikan oleh sekitar 500 hadirin di Auditorium Al Jibra UMI.
Baca Juga
- Orang Indonesia Ini Kelilingi 97 Negara Naik Motor
- Jeffrey Polnaja, Biker Indonesia Penjelajah Dunia
Advertisement
Pada kesempatan yang sama, Pembina Mapala UMI dan Staff Khusus Yayasan UMI Ir. Ichwan HL, M.Si memberikan apresiasi yang tinggi atas acara terbut. "Ini mata kuliah yang sangat berharga bagi kami, bagi mahasiswa dan pecinta alam UMI. Semestinya kampus bisa mengundang orang-orang seperti Kang JJ dan Kwecheng lebih sering. Kekuatan bangsa Indonesia bukan paradoks," katanya. Selain Kang JJ, panggilan karib Jeffrey Polnaja, hadir pula pendaki tujuh puncak dunia Iwan "Kwecheng" Irawan dalam presentasi sehari sebelumnya.
Jeffrey berharap kehadiran RFP di Makassar bisa menginsiprasi pemuda Sulawesi Selatan untuk mengobarkan semangat cinta Tanah Air dan perdamaian. "Mahasiswa adalah kaum intelektual. Saya berharap mereka bisa menyampaikan pesan-pesan perdamaian, setidaknya di daerah-daerah di Tanah Air yang masih menyimpan benih-benih konflik horizontal," katanya
Sejak awal 2006 hingga Juli 2015 setelah Australia, Jeffrey yang mengusung bendera Ride for Peace telah berkelana dengan sepeda motornya sejauh kurang lebih 420.000 kilometer. Sudah 97 negara di benua Asia, Afrika, Eropa dan Amerika, dan Australia dijelajahinya. Pada September 2015 Jeffrey berhasil mendaratkan BMW R 1150 GS ke Tanah Air usai menyelesaikan penjelajahan di Timor-Leste.