Efisiensi Pertamina EP di Sumur Bekasi Capai Rp 70,1 Miliar

Inovasi yang dilakukan oleh Pertamina EP berupa pemanfaatan gas flare untuk konsumen.

oleh Pebrianto Eko WicaksonoDiterbitkan 12 Februari 2016, 17:50 WIB

Liputan6.com, Jakarta - PT Pertamina EP berhasil melakukan efisiensi sebesar Rp 70,1 miliar. Efisiensi tersebut didapat dengan melakukan inovasi sederhana dalam kegiatan operasi di lapangan Tambun Field, yang terletak di Bekasi Jawa Barat.

Tambun Field Manager Abdullah‎ Mengatakan, inovasi yang dikembangkan berupa pemanfaatan gas flare yang umumnya menjadi gas terbuang, dapat dimanfaatkan kembali untuk konsumen. Sebanyak 1,9 mmscfd gas dapat dioptimalkan melalui treatment sendiri.

Baca Juga

  • Sumur Terbakar Tidak Pengaruhi Produksi Pertamina EP
  • Pertamina EP dan BPBD Gerak Cepat Atasi Kebakaran di Cepu
  • Jurus Pertamina EP Kembangkan CSR di Wilayah Operasi

"Inovasi yang dilakukan Tambun Field justru dapat memberikan creation value hingga Rp 70,1 miliar per tahun," katanya Abdullah, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat (12/2/2016).

Selanjutnya, melalui program Continuous Improvement Program (CIP) yang diterapkan oleh perusahaan, ada dua program inovasi dari Tambun Field yang memiliki dampak cukup bagus terhadap operasi yaitu inovasi sprayer untuk pengalokasian minyak mentah di bak penampungan (oil catcher) dan pemanfaatan gas flare.

Dengan inovasi menggunakan sistem sprayer, para pekerja tidak perlu lagi untuk berada di tengah bak penampungan untuk melokalisir crude oil (minyak mentah) yang berada di atas permukaan oil catcher.

Melalui inovasi sprayer sistem yang memakan biaya Rp 800 ribu tersebut, pengoperasian lokalisir minyak mentah dapat dilakukan dengan cara yang lebih aman, dan operator tidak harus berada di tengah bak penampungan untuk mengambil minyak mentah tersebut.

"Dengan inovasi-inovasi seperti ini kita harapkan dapat terus memacu kita untuk bisa bertahan pada kondisi yang sulit seperti saat ini," tutup Abdullah. (Pew/Gdn)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya