Membedakan yang Nyata dan Fiksi di The Finest Hours

The Finest Hours, diangkat dari kisah nyata penyelamatan awak kapal SS Pendleton. Mana yang fiksi, mana yang nyata?

oleh Ratnaning AsihDiterbitkan 03 Februari 2016, 07:20 WIB
Poster The Finest Hours

Liputan6.com, Jakarta Satu lagi peristiwa nyata diangkat ke layar lebar. The Finest Hours, film terbaru yang disutradarai oleh Craig Gillespie, adalah adaptasi dari peristiwa penyelamatan awak kapal SS Pendleton di tahun 1952.

Karakter dalam film ini, berangkat dari tokoh-tokoh asli yang benar-benar terlibat dengan upaya penyelamatan tersebut. Chris Pine misalnya, memerankan Bernie Webber, anggota patroli laut yang memimpin misi ini. Begitu pula karakter Ray Sybert (Casey Affleck), Miriam Webber (Holliday Grainger), Andy Fitzgerald (Kyle Gallner), dan lainnya.

Baca Juga

  • Star Trek Libur, Chris Pine Terlibat Film Baru
  • The Finest Hours: Pertarungan Hidup-Mati di Ganasnya Laut

Pertanyaannya, sejauh mana cerita dalam film ini sesuai dengan kenyataan aslinya? Mengingat The Finest Hours bukan film dokumenter, jangan heran bila sebagian fakta sejarah sedikit dibengkokkan untuk menambah sisi dramatis cerita. Namun, dilansir dari Time, Selasa (2/2/2016), ternyata film ini relatif setia dengan kisah aslinya.

The Finest Hours

Bila Anda penasaran, dan tak keberatan membaca sejumlah spoiler film ini, berikut pemisahan antara fakta dan fiksi dalam The Finest Hours. 

 


Fakta: Kapal SS Pendleton Terbelah karena Tak Mampu Menahan Amukan Badai

Fakta: Kapal SS Pendleton Terbelah karena Tak Mampu Menahan Amukan Badai

Satu tahun sebelum malapetaka ini terjadi, kapal tanker ini telah mengalami keretakan pada tubuhnya. Meski perbaikan yang dilakukan tak sempurna, kapal ini tetap mendapat cap laik jalan pada Januari 1952, kurang dari satu bulan sebelum terjadinya kecelakaan tersebut.

Seperti dalam film, pada saat kecelakaan, kru yang berada di bagian ekor kapal tak menyadari kapal telah terbelah menjadi dua. Baru setelah awak kapal bernama Chris Bridges diminta naik menemui kapten di anjungan kapal, ia menyadari bahwa kapal terputus hanya beberapa langkah dari tempatnya berdiri.

The Finest Hours (Walt Disney Studios)


Sang kapten, John J. Fitzgerald beserta tujuh kelasi  yang berada di bagian anjungan dan geladak, tenggelam ditelan badai bersama separuh bagian kapal. Kepala bagian mesin Raymond L. Sybert, yang dimainkan oleh Casey Affleck, diangkat menjadi kapten dari separuh kapal yang tersisa.


Fakta: Bernie Webber Mendapat Tiga Relawan Tak Berpengalaman dalam Misinya

Fakta: Bernie Webber Mendapat Tiga Relawan Tak Berpengalaman dalam Misinya

Lanjut Baca:

Peristiwa perekrutan anggota, juga sesuai dengan kisah aslinya. Termasuk saat sahabat Bernie Webber, Mel Gouthro (Beau Knapp), mencoba ikut menjadi relawan namun ditolak karena sedang sakit. Richard Livesey yang diperankan Ben Foster dan Andrew Fitzgerald yang dimainkan oleh Kyle Gallner, menjadi yang pertama bersedia menjadi relawan. Ervin Maske (John Magaro), menyusul masuk dalam tim kecil ini.  Keempat pria ini belum pernah berlatih bersama sebagai satu tim. Dan Bernie Webber, yang kala itu berusia 24 tahun, adalah anggota tertua sekaligus yang paling berpengalaman dalam tim ini.

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya