Liputan6.com, Jakarta Di tahun 2000-an, nama Lance Armstrong dipuja layaknya legenda hidup. Bayangkan saja, atlet balap sepeda ini pernah dihantam kanker prostat yang hampir mengambil nyawanya. Namun, ia mampu bangkit kembali. Lance Armstrong bahkan berhasil memenangkan salah satu kejuaraan sepeda paling prestisius di muka bumi, Le Tour de France, selama tujuh kali.
Namun segala puja-puji yang melekat padanya berbalik menjadi cemooh dan hinaan di tahun 2013. Kala itu, ia mengaku kemenangannya yang sensasional di Le Tour de France, diraihnya lewat bantuan doping.
Kebohongan besar Lance Armstrong ini diangkat dalam film biopik The Program arahan sutradara Stephen Frears. Film ini, diadaptasi dari buku yang ditulis seorang jurnalis Irlandia, David Walsh, Seven Deadly Sins: My Pursuit of Lance Armstrong. Walsh, adalah salah satu pionir yang membongkar kebohongan Lance Armstrong.
Baca Juga
- Trailer Film Pembalap Sepeda Lance Armstrong Dikemas Apik
- Bradley Cooper Anggap Kisah Hidup Lance Armstrong Memesona
- Kepada Oprah Winfrey, Lance Armstrong Akui Pakai Doping
Advertisement
The Program menceritakan kembali momen kejayaan dan kejatuhan Armstrong secara gamblang dan cukup terperinci. Mulai dari pertemuannya dengan Michael Ferrari, dokter yang memperkenalkannya dengan teknik doping paling mutakhir, hingga perjalanan karirnya di Le Tour de France yang gemilang.