Liputan6.com, Jakarta - Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi selalu bersaing sebagai pesepak bola dunia dalam tujuh tahun terakhir. Bahkan persaingan keduanya juga dalam urusan mencetak gol.
Pada musim 2009/10, Messi mendapat sepatu emas pertamanya. Ia mampu mengoleksi 34 gol bersama Barcelona di La Liga.
Baca Juga
- Kabar Gembira Hampiri Arsenal Jelang Piala FA
- Diam-diam Chelsea Ajak Conte Bernegosiasi
- Neymar 'Ngidam' Dilatih Guardiola
Advertisement
Semusim berikutnya giliran Ronaldo yang menjadi penguasa. Pemain asal Portugal itu mencetak 40 gol bersama Madrid.
Namun musim ini performa keduanya melorot. Messi yang terkendala cedera baru mencetak 11 gol. Sedangkan CR7 baru mencetak 16 gol.
Lalu siapa saja yang bisa merebut sepatu emas dari Ronaldo dan Messi musim ini. Berikut ulasannya:
1. Gonzalo Higuain
Saat ini Higuain menjadi striker paling tajam di Eropa. Pemain Napoli itu mencetak 21 gol di Serie A.
Tak heran Napoli dibawanya hingga puncak klasemen dengan koleksi 47 poin atau unggul dua poin atas rival terdekatnya, Juventus.
Padahal pada musim panas lalu masa depan striker timnas Argentina itu sempat diragukan. Pasalnya, Napoli kepincut untuk merekrut Robert Lewandowski.
"Higuain seperti anjing, selalu mengambil kesempatan yang ada. Dia mungkin striker terbaik Eropa, bahkan dunia," ujar pelatih Napoli, Maurizio Sarri.
2. Luis Suarez
Suarez merupakan striker pertama yang mampu mencetak 30 gol di semua kompetisi musim ini. Berpartner dengan Messi dan Neymar, Suarez semakin tajam di Barcelona.
Berdasarkan statistik, Suarez selalu menang duel area melawan bek lawan. Selain itu, tendangan mengarah striker timnas Uruguay itu mencapai 55 persen atau setara Neymar dan Zlatan Ibrahimovic.
Pelatih Barcelona, Luis Enrique, menyebut Suarez sebagai pembunuh yang alami. Ia juga mampu menjadi mesin gol Blaugrana ketika Messi cedera.
"Suarez adalah pembunuh di dalam kotak penalti. Dia mampu mencetak gol dalam situasi apa pun," kata Enrique.
3. Pierre-Emerick Aubameyang
Aubameyang memang sedang bersinar musim ini. Ia telah mencetak 18 gol di Bundesliga.
Tak heran penghargaan pemain terbaik Afrika diraihnya. Pemain timnas Gabon itu mengkonversi 30,4 persen tendangannya menjadi gol.
Kiprah Aubameyang membuatnya banyak dilirik klub Eropa. Namun Borussia Dortmund bertekad takkan melepasnya.
"Kami tidak pernah berpikir menjual Aubameyang sedetik pun. Dia adalah pilar tim ini," kata pelatih Dortmund, Thomas Tuchel.