Liputan6.com, London - Alexandre Pato selangkah lagi akan bergabung dengan Chelsea. Pemain asal Brasil tersebut didatangkan ke Stamford Bridge sebagai pemain pinjaman dengan durasi selama enam bulan.
Pato telah tiba di London. Dia juga telah menjalani pemeriksaan medis dan tinggal menunggu pengumuman. Pato rela menjadi pemain dengan gaji terendah di skuat The Blues.
Baca Juga
- Tarik Ulur Indonesia Tuan Rumah MotoGP
- Pemain Indonesia Digaji Kecil di Dua Turnamen Elite
- Sukses di Piala FA, Van Gaal Ulang Kisah Ferguson
Advertisement
Pato dulu dikenal sebagai salah seorang pemain berprospek dari Brasil dan sempat dijuluki 'Titisan Zico'. Mengawali karier profesionalnya bersama klub Brasil, Internacional, Pato merupakan pencetak gol termuda pada pertandingan level senior yang berada di bawah payung FIFA. Sayang, karier Pato tidak berjalan mulus saat memutuskan bergabung dengan AC Milan. Kejayaannya tidak bertahan lama.
Rentetan cedera yang dialami membuat Pato kehilangan tempat di tim utama. Padahal selama tiga tahun pertama, Pato selalu menjadi andalan lini depan Rossoneri.
Kehidupan Pato di luar lapangan juga bergerak bak roller coaster. Pemain berwajah imut ini juga dikenal sebagai penakluk wanita. Dia pernah menjalin hubungan dengan Barbara Berlusconi yang tidak lain adalah putri presiden AC Milan yang juga mantan perdana menteri Italia, Silvio Berlusconi.
Perkenalannya dengan Barbara mengantar Pato ke pola hidup glamour dan pesta. Hobi baru ini mendapat dukungan dari rekan setimnya di AC Milan, Ronaldinho. Mereka jadi teman minum-minum.
Namun itu hanya sebagian dari kisah yang mewarnai perjalanan hidup Pato. Berikut ini adalah 10 hal yang melekat pada pemain berusia 26 tahun tersebut.
Wanita-wanita di Sekeliling Pato
Tinggalkan Milan karena Putri Berlusconi
Pato dan Barbara mulai berhubungan pada 2010 lalu. Kedekatan mereka ditandai dengan selebrasi 'hati' yang dilakukan Pato usai mencetak gol. Kedekatannya dengan Barbara mengantar Pato ke pola hidup kalangan atas Italia. Keduanya kerap tertangkap kamera saat tengah berpesta, menghadiri pertunjukan opera, atau saat tengah berada di bar super mewah.
Barbara sempat mengusulkan Pato pindah ke PSG saat performanya mulai menurun. Hubungan mereka akhirnya kandas di tahun 2013 dan di saat yang sama, Pato memutuskan pulang kampung dan bergabung dengan Corinthians.