Liputan6.com, Libya - Kilang minyak terbesar Libya yang diserang kelompok ISIS sejak pekan lalu hingga terbakar belum bisa diatasi hingga kini. Bahkan api masih terus berkobar di beberapa tangki minyak.
Seperti ditayangkan Liputan 6 Malam SCTV, Selasa (26/1/2016), kobaran api disertai kepulan asap hitam membubung di atas kota Ras Lanuf, menandakan betapa dahsyatnya kebakaran yang melanda kilang minyak di Libya. Kilang ini mampu memproduksi minyak hingga 1,6 juta barel per hari.
Baca Juga
- VIDEO: Bandar Narkoba Bersenjata Mahal
- Tangki Minyak Libya Terbakar Hebat Akibat Serangan Militan
- VIDEO: Ajaran Radikal Ditemukan di Buku TK
Advertisement
Serangan ISIS tidak hanya pada kilang minyak, sebelumnya ISIS juga menyerang kilang minyak Libya di Kota Sirte.
Kepala perusahaan minyak negara mengingatkan, ekonomi Libya bisa jatuh akibat konflik politik dalam negeri serta gangguan keamanan dari ISIS. Apalagi penjualan minyak Libya mengalami kerugian hingga 68 miliar dolar.