Top 3: Evan Dimas ke Espanyol dan 5 Stadion Berhantu

Berita soal Evan Dimas ini menjadi berita terpopuler di kanal bola Liputan6.com.

oleh Jonathan Pandapotan PurbaDiterbitkan 07 Januari 2016, 20:48 WIB
Gelandang Persebaya United Evan Dimas (Liputan6.com / Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Gelandang Surabaya United, Evan Dimas Darmono, dijadwalkan bakal menuju Espanyol dalam waktu dekat. Menurut CEO Surabaya United, Gede Widiade, Evan Dimas akan dikontrak klub sekota Barcelona tersebut.

Berita soal Evan Dimas ini menjadi berita terpopuler di kanal bola Liputan6.com. Selain itu, masih ada berita soal 5 stadion berhantu yang bikin merinding dan eks pelatih Real Madrid Wanderlei Luxemburg menyindir Cristiano Ronaldo.

Berikut tiga berita sport terpopuler di kanal bola Liputan6.com:

1.) Evan Dimas Diboyong Espanyol Tanpa Biaya Transfer

Gelandang Persebaya United Evan Dimas (Liputan6.com / Helmi Fithriansyah)


Espanyol terus memonitor perkembangan Evan Dimas. Bahkan, ketika Evan Dimas mengikuti trial bersama klub Divisi Primera Spanyol, Llagostera, Espanyol ikut memantau.

Menurut Gede, Espanyol tidak perlu mengeluarkan biaya transfer alias gratis untuk mendapatkan Evan Dimas, kendati sang pemain masih terikat kontrak dengan Surabaya United.

Selengkapnya di sini

2.) 5 Stadion Berhantu yang Bikin Merinding

Markas Sunderland, Stadium of Lights punya aura mistis (Sportkeeda)


Stadion angker bagi dunia sepak bola kerap dipakai untuk menggambarkan markas sebuah tim yang sulit dikalahkan saat tampil di hadapan publiknya sendiri. Tidak ada unsur mistis di dalamnya. Kesan angker murni sebagai ungkapan betapa sulitnya tim-tim tamu memetik kemenangan di sana.

Namun bagaimana bila stadion angker dalam makna sebenarnya? Seperti dilansir Sportskeeda, setidaknya ada sejumlah stadion di dunia yang dipercaya memiliki penunggu berupa mahluk halus. Hantu-hantu tersebut berasal dari kejadian masa lalu yang kini menjelma menjadi arwah penasaran.

Selengkapnya di sini

3.) Benitez Dipecat, Eks Pelatih Madrid Sindir Ronaldo

Ekspresi kekecewaan Cristiano Ronaldo setelah gagal mencetak gol ke gawang Barcelona pada laga El Clasico, Miggu (22/11/2015) dini hari WIB. (Reuters/Juan Medina)


Mantan pelatih Real Madrid, Vanderlei Luxemburgo menyindir Cristiano Ronaldo yang disebutnya sering melebih batas. Karena sosok bintang, kata dia, Ronaldo kerap melewati wewenang seorang pelatih.

Ini terjadi di era Rafael Benitez. Santer diberitakan jika Benitez tak dihormati Ronaldo gara-gara taktiknya tak cocok. Luxemburgo yang pernah melatih Zinedine Zidane pada musim 2004/05 yakin pria Prancis itu bisa tekan ego Ronaldo.

Selengkapnya di sini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya