Ducati Belum Berencana Turunkan Stoner di MotoGP 2016

Casey Stoner akan menjadi pembalap penguji Ducati pada MotoGP 2016.

oleh Windi WicaksonoDiterbitkan 03 Januari 2016, 21:39 WIB
Pebalap tim Ducati, Andrea Iannone akan mengawali balapan dari urutan ketiga. Dia hanya terpaut 0.665 detik atas Marquez. (AP Photo/Natacha Pisarenko)

Liputan6.com, Roma Ducati mulai serius menatap MotoGP musim 2016 dengan target tinggi. Pabrikan asal Italia tersebut membidik dua kemenangan pada MotoGP musim balap 2016.

CEO Ducati, Claudio Domenicali, mengatakan, timnya telah mengevaluasi kegagalan mereka memenangi satu balapan pun pada tahun 2015. Akan tetapi, dalam sejumlah balapan, performa Ducati dinilai memuaskan dengan lima kali finis sebagai runner-up pada tahun lalu. 

Baca Juga

  • PSSI Siap Penuhi Syarat Menpora Demi Sanksi Dicabut
  • Agen Balotelli Ragukan Proyek Erick Thohir di Inter
  • 5 Pemain yang Akan Sempurna Bermain di Premier League


"Kami harus menang setidaknya dua balapan (MotoGP 2016). Kami sangat dekat pada musim lalu, membuat beberapa balapan yang indah, tapi kompetisi sangat ketat," ujar Domenicali, seperti dilansir Fox.

"MotoGP adalah level yang tertinggi, tapi target kami tidak akan berubah. Kami perlu memperbaiki diri," sambungnya.

Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone akan kembali dipercaya menjadi rider dari Ducati untuk tahun 2016. Kedua pembalap asal Italia tersebut harus memenuhi tantangan dari tim yang ingin memenangi dua balapan pada MotoGP 2016.

Casey Stoner juga mengisi kursi pembalap penguji Ducati pada musim 2016 dan kabarnya akan mengambil wild-card untuk beberapa balapan. Tapi, rumor tersebut dibantah oleh Ducati. "Itu tidak dalam rencana kami," ucap Domenicali.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya