Liputan6.com, Leicester - Leicester City gagal menjadi juara paruh musim Liga Inggris setelah bermain imbang 0-0 dengan Manchester City di markas mereka, King Power Stadium, Rabu (30/12/2015) dini hari WIB. The Foxes harus puas duduk sebagai runner up.
Meski gagal menjadi juara paruh musim, Ranieri tak merisaukan hal tersebut. Menurutnya, apa yang telah dicapai timnya musim ini sudah bagus.
"Kami ibarat basement, sedangkan tim lain adalah vila dengan kolam renang. Tidak mudah bagi kami, tetapi kami ingin berjuang. Apa yang kami lakukan adalah sebuah keajaiban," kata Ranieri di BBC.
Baca Juga
- Leicester Kontra City Berakhir Tanpa Pemenang
- Sinyal Kepergian Van Gaal dari MU Menguat
- Bundesliga Libur, Pemain Incaran MU Berangkat Umrah
Advertisement
Di Liga Inggris musim ini, Leicester memang tampil mengejutkan. The Foxes mampu melonjak ke papan atas klasemen, menyingkirkan dominasi tim-tim mapan seperti Manchester United, dan Liverpool. Padahal di musim sebelumnya, Leicester hanya berstatus sebagai tim penggembira.
Pencapaian itu bisa semakin sempurna andai mereka jadi juara paruh musim.
Sebelum pertandingan dini hari tadi, posisi Leicester di puncak klasemen, digeser Arsenal yang menang atas Bournemouth, Selasa (29/12/2015) dini hari. Namun Leicester berpeluang kembali ke pucuk klasemen andai mampu menang atas Manchester City.
Sayangnya, Leicester hanya meraih hasil imbang. Jamie Vardy dan kawan-kawan pun gagal melengserkan Arsenal dan duduk di posisi runner up dengan poin 39, hanya kalah produktivitas gol dari Meriam London -julukan Arsenal.
"Saya pikir kami tampil bagus dan membuat beberapa kesempatan. Saya ingin melihat bagaimana pemain saya merespons kekalahan atas Liverpool dan respons mereka cukup bagus," kata Ranieri.*