Pemerintahan Obama Ajak WHO Perangi Tuberkulosis di Dunia

Selama tiga hingga lima tahun ke depan pemerintahan Obama ikat WHO untuk memerangi Tuberkulosis.

oleh Bella Jufita PutriDiterbitkan 27 Desember 2015, 13:00 WIB
Foto kuman penyakit tuberkulosis, Mycobacterium tuberculosis (Foto:bpssoutheast.com)

Liputan6.com, Jakarta Pemerintahan Obama telah mengumumkan rencana untuk membantu memerangi resisten Tuberkulosis (MDR-TB) di Amerika Serikat dan global.

Sementara sekitar 100 kasus MDR-TB yang didiagnosis setiap tahun di Amerika Serikat, memengaruhi hampir setengah juta orang di seluruh dunia setiap tahun.

Rencana Aksi Nasional dibangun di atas tiga tujuan: penguatan kapasitas dalam negeri untuk memerangi TB-MDR; meningkatkan kerja sama dengan negara-negara lain untuk lebih baik dalam mengatasi penyakit TB ini; dan mempercepat dasar juga penelitian dan pengembangan terapan perihal tuberkulosis.

Pemerintahan Obama telah menyetujui dalam menangani penyakit ini, termasuk panggilan untuk memulai pengobatan yang tepat sebanyak 25 persen pasien dengan MDR-TB di 10 negara dengan TB tertinggi hingga akhir 2016, dilansir dari laman VOA News, ditulis Minggu (27/12/2015).

Baca Juga

  • 10 Penderita Tuberkulosis Tak Mempan Obat
  • Riset Tuberkulosis di Indonesia Dapatkan Dukungan Dana
  • WHO: Kasus Tuberkulosis di Eropa Terus Menurun

Pemerintahan Obama berencana dalam tiga sampai lima tahun ke depan untuk membuat strategi bersama WHO untuk mengakhiri TBC di seluruh dunia.

Menurut WHO lebih dari 9,5 juta orang hidup dengan TB di tahun lalu. Informasi terbaru melaporkan penyakit TB adalah pembunuh utama orang dengan HIV-positif.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya