Metro Mini Mogok Massal, Ahok Resmikan Kopaja Terintegrasi Besok

Menurut Ahok, langkah seperti ini yang harusnya dilakukan Metro Mini, tinggal bergabung dan terintegrasi dengan PT Transjakarta.

oleh Ahmad Romadoni diperbarui 21 Des 2015, 22:56 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. (Liputan6.com/Ahmad Romadoni)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak peduli dengan aksi mogok massal sopir Metro Mini yang tengah berlangsung di hampir semua wilayah Ibu Kota. Bahkan, Selasa besok armada Kopaja terintegrasi Transjakarta akan diresmikan.

"Kopaja sudah oke kita resmikan 350 unit," kata pria yang karib disapa Ahok di Balai Kota, Jakarta, Senin (21/12/2015).

Sistem yang diberlakukan kepada Kopaja tetap sama, dibayar rupiah per kilometer. Terkait rute atau trayek akan diumumkan kemudian.

"Kopaja sama kayak sebelumnya, kita bayar rupiah per kilometer. Jadi rutenya terserah dia nanti umumkan. Anda mau rute mana, yang penting tidak pungut duit dan kita bayar rupiah per kilometer," jelas Ahok.

Menurut Ahok, langkah seperti ini yang seharusnya dilakukan Metro Mini. Mereka tinggal bergabung dan terintegrasi dengan PT Transjakarta.

Untuk pembelian bus baru, Metro Mini bisa membeli melalui PT Transjakarta sebagai penjamin. Cara ini sebenarnya menguntungkan para operator karena tidak perlu pusing memikirkan perawatan. Sebab, perawatan dalam jangka waktu tertentu sudah ditanggung Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM).

"Supaya kamu jalan terus, supaya masyarakat Jakarta ada enggak ada penumpang (bus) keliling terus, tapi kan dia (Metro Mini) mau ngancam kita," pungkas Ahok.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya