Liputan6.com, Solo - PS TNI jadi bulan-bulanan di babak delalan besar Piala Jenderal Sudirman Grup D. Dari tiga pertandingan, PS TNI selalu menelan kekalahan.
Terakhir, Manahati Lestusen dan kawan-kawan kalah dari 10 pemain Mitra Kukar dengan skor 1-3 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (20/12/2015). Kekalahan tersebut membuat PS TNI menjadi juru kunci Grup D.
Baca Juga
- 6 Pemain yang Berpeluang Gabung MU
- Mourinho Tolak Pinangan Klub Italia Agar Bisa Tangani MU?
- Bukan di Muenchen, Guardiola Bermimpi Boyong Suarez
Advertisement
Meski tersingkir, PS TNI tak mau patah semangat. Tim besutan Soeharto itu langsung bersiap mengikuti dua turnamen, salah satunya Marah Halim Cup yang berlangsung pada Februari mendatang.
"Setelah ini mereka (pemain PS TNI) tidak langsung dikembalikan ke baraknya masing-masing," ujar asisten pelatih PS TNI, Edi Syahputra usai pertandingan.
"Mereka akan kami persiapkan untuk tampil di ajang Malindo dan juga Marahalim Cup. Mungkin, mereka akan kami liburkan dulu hingga 2 Januari 2016, setelah itu kami panggil lagi untuk persiapan," dia menambahkan.
Nantinya, lanjut Edi, ketika mengikuti Marah Halim Cup, nama PS TNI akan menghilang. Mereka akam menggunakan nama PSMS Medan.
"Semua pemain ini awalnya mayoritas juga pemain PSMS. Jadi nanti saat Marahlim Cup, mereka juga akan menggunakan nama PSMS," tutup dia.