Liputan6.com, Manila: Penghormatan terakhir terus diberikan rakyat Filipina kepada mendiang presiden perempuan pertama Filipina, Corazon Aquino di tempat persemayaman jenazah di Katedral Manila, Selasa (4/8). Anak-anak mantan presiden Ferdinand Marcos pun turut memberikan penghormatan terakhir. Namun, tak terlihat ibunda mereka, Imelda Marcos.
Rakyat rela antre untuk memberikan penghormatan kepada Cory, sapaan akrab Corazon Aquino, yang wafat Sabtu silam di usia 76 tahun, setelah menderita kanker usus selama 16 bulan. Mereka harus bergegas, karena Rabu besok, jasadnya akan dimakamkan.
Tak hanya rakyat jelata yang memberikan penghormatan terakhir bagi perempuan kelahiran 25 Januari 1933 itu. Dua anak tertua mantan presiden Ferdinand Marcos, yang digulingkan Cory lewat gerakan People Power tahun 1986, turut datang memberikan penghormatan terakhir.
Dengan khidmat, Fernand Marcos junior dan saudarinya, Imee Marcos, berdoa di depan peti mati Cory, sebelum bersalaman dengan kerabat istri mendiang Benigno Aquino Jr. tersebut. Namun, tak terlihat istri Marcos, Imelda Marcos dalam kesempatan itu. Analis menilai, kedatangan anak-anak Marcos ke Katedral Manila, tak berarti akan ada rekonsiliasi politis antara kedua keluarga tersebut.
Hubungan antara keluarga Ferdinand Marcos dan Benigno Aquino memang tak pernah harmonis. Cory menuding Marcos mendalangi pembunuhan terhadap suaminya pada 1983 silam. Sedangkan masa kekuasaan Marcos selama 20 tahun, berakhir di tangan Cory dan gerakan People Power yang dipimpinnya, tiga tahun kemudian.(GEN/AND)
Rakyat rela antre untuk memberikan penghormatan kepada Cory, sapaan akrab Corazon Aquino, yang wafat Sabtu silam di usia 76 tahun, setelah menderita kanker usus selama 16 bulan. Mereka harus bergegas, karena Rabu besok, jasadnya akan dimakamkan.
Tak hanya rakyat jelata yang memberikan penghormatan terakhir bagi perempuan kelahiran 25 Januari 1933 itu. Dua anak tertua mantan presiden Ferdinand Marcos, yang digulingkan Cory lewat gerakan People Power tahun 1986, turut datang memberikan penghormatan terakhir.
Dengan khidmat, Fernand Marcos junior dan saudarinya, Imee Marcos, berdoa di depan peti mati Cory, sebelum bersalaman dengan kerabat istri mendiang Benigno Aquino Jr. tersebut. Namun, tak terlihat istri Marcos, Imelda Marcos dalam kesempatan itu. Analis menilai, kedatangan anak-anak Marcos ke Katedral Manila, tak berarti akan ada rekonsiliasi politis antara kedua keluarga tersebut.
Hubungan antara keluarga Ferdinand Marcos dan Benigno Aquino memang tak pernah harmonis. Cory menuding Marcos mendalangi pembunuhan terhadap suaminya pada 1983 silam. Sedangkan masa kekuasaan Marcos selama 20 tahun, berakhir di tangan Cory dan gerakan People Power yang dipimpinnya, tiga tahun kemudian.(GEN/AND)