Liputan6.com, Kupang - Situasi di 9 kabupaten yang menyelenggarakan pilkada serentak di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu 9 Desember 2015 berjalan dengan lancar, aman, dan damai.
Kabid Humas Polda NTT AKBP Jules Abraham Abbas mengatakan, mulai dari pencoblosan sampai dengan perhitungan suara yang masih terjadi sampai sekarang, situasi di NTT masih aman. Ia mengaku setiap saat mendapat informasi terkini mengenai keamanan dari polres di 9 kabupaten yang menyelenggarakan Pilkada.
Jules menambahkan, lokasi-lokasi yang dikhawatirkan akan terjadi konflik pada saat pilkada serentak, justru sampai pagi ini terpantau aman-aman saja, karena para pendukung masing-masing calon bupati dan wakil bupati menyadari dan menerima kekalahan.
"Memang belum ada yang terhitung menang, sebab perhitungan masih akan dilakukan sampai dengan minggu depan," tutur Jules seperti dikutip dari Antara, di Kupang, Kamis (10/12/2015)
Baca Juga
- Meski Adiknya Kalah, Ahok Tak Akui Kakak Yusril Luar Biasa
- PDIP Klaim Menang 14 Pilkada di Jawa Tengah
- Pesan Surya Paloh bagi Kader Nasdem yang Menang Pilkada
Advertisement
Dia mengatakan, bila ada pihak yang akan mengadakan konvoi pilkada serentak, maka harus membuat izin terlebih dahulu, sebab ada larangan konvoi sebelum adanya pemenang sah pilkada.
"Kalau untuk saat ini kita tidak izinkan dilaksanakannya konvoi kemenangan, karena perhitungan dan hasil sahnya baru akan diperoleh minggu depan. Tetapi jika ada yang ingin mengadakan konvoi maka harus membuat surat izin terlebih dahulu," ujar dia.
Juru bicara Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT Yosafat Kelu juga mengatakan, secara umum pesta demokrasi di 9 kabupaten penyelenggara pilkada serentak di NTT berjalan dengan lancar dan aman.
"Semuanya berjalan lancar, aman tertib dan damai, tidak ada masalah atau konflik dalam pilkada serentak di wilayah NTT," ujar Yosafat.