Innova Boleh Tenggak Bio Solar, Tapi...

All new Toyota Kijang Innova mengalami penyegaran mulai dari eksterior hingga sektor jantung mekanis

oleh Septian PamungkasDiterbitkan 04 Desember 2015, 12:10 WIB
Model berpose di samping mobil All-New Kijang Innova yang baru diluncurkan di Jakarta, Senin (23/11). Walaupun hadir sebagai All New Kijang Innova, Toyota tetap mempertahankan ciri khas kijang sebagai kendaraan legendaris. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Singaraja - All new Toyota Kijang Innova mengalami penyegaran mulai dari eksterior hingga sektor jantung mekanisnya. Dengan ubahan yang signifikan, MPV tujuh penumpang ini langsung menjadi buruan. Bahkan, Innova bermesin Diesel mendominasi penjualan.

Iwan Abdurahman, General Repair Service Manager Workshop Department Technical Service Division PT Toyota Astra Motor (TAM) mengatakan, mesin Diesel all new Toyota Kijang Innova disarankan untuk mengkonsumsi solar dengan cetane 48.

Baca Juga

  • Peminum Solar Suka Masuk Angin dan Identik Angkutan Umum, Benar?
  • Heboh Honda Blade Minum Solar
  • Punya Rp 400 Juta, Pilih Innova Q Diesel atau Mazda Biante?

Meski begitu, penggunaan bio solar masih ditolerir namun akan berimbas pada performa. "Diisi solar (biasa) tidak masalah. Mesin tidak akan terganggu," katanya di Singaraja, Bali.

Lebih lanjut ia menyebut, penggunaan solar yang tidak sesuai rekomendasi pabrikan sulit untuk mencapai performa terbaik.

"Tenaga jadi tak maksimal. Artinya secara teknis mesin tidak masalah, tapi performa tidak optimal," imbuhnya.


Sebagai informasi, generasi keenam keluarga Kijang ini menggunakan mesin 2GD FTV, 2.393 cc, 4 silinder, in-line, 16 valve, DOHC yang dikawinkan teknologi VNT (Variable Nozzle Turbo) Intercoller dan menghasilkan tenaga 147 Tk dengan torsi 34,9 kgm.

Mesin anyar tersebut dikawinkan dengan transmisi manual lima percepatan dan transmisi 6 percepatan dengan sport sequetial shiftmatic.

(ian/sts)

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya