Ekspansi 4G, Belanja Modal Operator Bakal Naik pada 2016

Fitch Ratings memperkirakan belanja modal yang dialokasikan operator seluler bakal meningkat yang didorong oleh ekspansi jaringan 4G.

oleh Corry Anestia diperbarui 02 Des 2015, 13:26 WIB
Teknisi XL melakukan perawatan atas perangkat BTS 4G di atas menara di kawasan Lembang, Bandung, (2/11/2015). Proses refarming atau penataan ulang frekuensi 1800Mhz telah selesai untuk wilayah Kota Bandung dan sekitarnya. (Liputan6.com/Yudha Gunawan)

Liputan6.com, Jakarta - Lembaga pemeringkat Fitch Ratings memperkirakan belanja modal (capital expenditure/capex) operator telekomunikasi meningkat pada tahun depan. 

Hal ini dipicu oleh ekspansi jaringan telekomunikasi yang terus dilakukan operator demi menghadirkan akses internet kepada masyarakat. 

Perlu diketahui juga bahwa Indonesia sedang memasuki fase adopsi teknologi 4G, yang mana operator baru saja mengomersialisasikan layanan 4G secara nasional sejak tahun ini.
 
"Rata-rata belanja modal operator naik 25-26 persen. Kenaikan ini didorong oleh ekspansi jaringan 3G, 4G, dan serat optik," demikian dikutip dari Cellular-News, Rabu (2/12/2015).

Baca Juga

Fitch Ratings juga memperkirakan adanya potensi bagi Indosat dan XL Axiata untuk melepas aset menara mereka demi mengurangi tingkat utang.

Selain itu, industri telekomunikasi juga diestimasi tumbuh di kisaran middle single digit (di bawah 10 persen), yang didorong pertumbuhan layanan data dan semakin murahnya smartphone. Pemain kecil diperkirakan bakal lebih fokus mencari laba ketimbang meningkatkan pangsa pasar. 

Di akhir, Fitch juga menilai konsolidasi industri akan mendorong tingginya trafik data, yang artinya berdampak baik pada profitabilitas tiga operator besar, antara lain Telkom, Indosat, dan XL Axiata.

(Cas/Isk)*

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya