Liputan6.com, Jakarta - Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan kapasitas 5 megawatt (MW) akan beroperasi tahun depan di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Rida Mulyana mengatakan, PLTS Kupang merupakan PLTS terbesar di Indonesia.
"PLTS terbesar di Indonesia akan Commercial Operation Date (COD) tahun depan, ini yang terbesar," kata Rida, seperti yang dikutip di Jakarta, Rabu (18/11/2015).
Baca Juga
-
PLTS Terbesar di Jawa Resmi Beroperasi
-
BLH Jepang Guyur Dana untuk Bangun PLTS di Sumsel
-
PLN Beli Listrik dari PLTS LEN, Industri Hemat Biaya
Advertisement
Menurut Rida, PLTS tersebut merupakan hasil dari pelelangan kuota di 6 titik yang tercantum dalam peraturan menteri energi dan sumber daya mineral (Permen ESDM) Nomor 17 Tahun 2013 tentang PLTS.
Sebenarnya permen ESDM tersebut telah dibatalkan oleh Mahkamah Agung (MA), namun demikian proyek yang sudah dilelang dan ditunjuk pemenangnya tetap berjalan agar tidak menimbulkan kerugian.
"Saat ini tengah disusun Peraturan Menteri mengenai PLTS sebagi pengganti Permen ESDM Nomor 17 Tahun 2013 yang dibatalkan oleh MA," tutur Rida.
Ia mengungkapkan, setelah PLTS Kupang beroperasi, PLTS lain akan menyusul, yaitu Atambua, Sumba Timur dan Maumere dengan yang juga terletak di NTT dengan kapasitas masing-masing 1 MW, 1 MW dan 2 MW.
"Lalu PLTS Gorontalo dengan kapasitas 2 MW, PLTS Kotabaru, Kalimantan Selatan 2 MW, semua totalnya 13 MWp dengan nilai investasi Rp 287,4 miliar," tutupnya. (Pew/Gdn)*