Suasanan kota Bento Rodrigues pasca disapu luapan lumpur akibat bocornya bendungan di kawasan Mariana, Brazil, (8/11/2015). Dua orang tewas dan puluhan orang hilang akibat peristiwa ini. (REUTERS/Ricardo Moraes)
Petugas saat mencoba mencari korban yang hilang akibat bendungan yang dimiliki oleh Vale SA dan BHP Billiton Ltd hancur dan menhantam kawasan Mariana, Brazil, (8/11/2015). Luapan lumpur menyebar hingga 70 km. (REUTERS/Ricardo Moraes)
Petugas mencari korban yang hilang akibat bendungan yang dimiliki oleh Vale SA dan BHP Billiton Ltd hancur dan menhantam kawasan Mariana, Brazil, (8/11/2015). Satu orang tewas dan puluhan orang hilang akibat peristiwa ini. (REUTERS/Ricardo Moraes)
Petugas mencoba mencari korban yang hilang akibat bendungan yang dimiliki oleh Vale SA dan BHP Billiton Ltd hancur dan menhantam kawasan Mariana, Brazil, (8/11/2015). Dua orang tewas dan puluhan orang hilang akibat peristiwa ini. (REUTERS/Ricardo Moraes)
Petugas saat mencoba mencari korban yang hilang akibat bendungan yang dimiliki oleh Vale SA dan BHP Billiton Ltd hancur dan menhantam kawasan Mariana, Brazil, (8/11/2015). Bendungan tersebut berisi lumpur dan air. (REUTERS/Ricardo Moraes)